Piala Dunia 2026, Siswa Meksiko Libur Sekolah 3 Bulan
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, BOYOLALI — Jabatan Sekretaris Desa (Sekdes) serta Kaur Umum dan Perencanaan Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Boyolali, resmi kosong setelah keduanya mengundurkan diri usai aksi demonstrasi warga terkait dugaan penyelewengan dana desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali kini menyiapkan pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan tersebut.
Kepala Dispermasdes Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, mengatakan surat pengunduran diri Sekdes Jeruk, Supriyanto Sumarlan, dan Kaur Umum dan Perencanaan, Eko Triyono, sudah diproses. Untuk posisi Sekdes, proses administrasi tinggal menunggu terbitnya surat keputusan (SK) dari Pemerintah Desa Jeruk.
“Nanti akan ada Plt Sekdes dan Kaur. Kami akan mengambil dari perangkat desa yang ada di sana,” ujar Ari, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan Dispermasdes akan memaksimalkan peran perangkat desa yang masih aktif agar roda pemerintahan tetap berjalan. Pendampingan intensif juga akan diberikan, terutama pada aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan desa.
“Kami sudah memerintahkan tim untuk mendampingi penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan, khususnya penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes),” jelasnya.
Terkait pengisian jabatan definitif, baik untuk perangkat desa maupun kepala desa, Ari menyebut pihaknya masih menunggu kebijakan dan regulasi yang mengatur mekanisme pengangkatan.
Sebelumnya, Inspektur Pembantu I Inspektorat Boyolali, Lilik Subagiyo, mengungkap adanya dugaan penyusunan dokumen Surat Permintaan Pembayaran (SPP) fiktif oleh salah satu perangkat Desa Jeruk pada 2025.
“Nilainya Rp159 juta, tetapi yang diakui oleh oknum mencapai Rp168,5 juta. Tanda tangan kades hingga camat dipalsukan, termasuk cap basah. Yang mendempul Kaur, saudara Eko,” kata Lilik, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi dan dibagi oleh dua perangkat desa. Salah satu perangkat, yakni Sekdes, disebut telah mengembalikan dana tersebut.
Kasus ini memicu aksi demonstrasi warga Desa Jeruk pada 31 Desember 2025. Massa memadati Balai Desa sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.15 WIB, menuntut kedua perangkat desa yang diduga terlibat korupsi untuk mundur. Dalam aksi itu, warga membakar ban dan menggeber sepeda motor berknalpot brong sebagai bentuk protes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.