Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, BOYOLALI — Jabatan Sekretaris Desa (Sekdes) serta Kaur Umum dan Perencanaan Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Boyolali, resmi kosong setelah keduanya mengundurkan diri usai aksi demonstrasi warga terkait dugaan penyelewengan dana desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali kini menyiapkan pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan tersebut.
Kepala Dispermasdes Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, mengatakan surat pengunduran diri Sekdes Jeruk, Supriyanto Sumarlan, dan Kaur Umum dan Perencanaan, Eko Triyono, sudah diproses. Untuk posisi Sekdes, proses administrasi tinggal menunggu terbitnya surat keputusan (SK) dari Pemerintah Desa Jeruk.
“Nanti akan ada Plt Sekdes dan Kaur. Kami akan mengambil dari perangkat desa yang ada di sana,” ujar Ari, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan Dispermasdes akan memaksimalkan peran perangkat desa yang masih aktif agar roda pemerintahan tetap berjalan. Pendampingan intensif juga akan diberikan, terutama pada aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan desa.
“Kami sudah memerintahkan tim untuk mendampingi penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan, khususnya penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes),” jelasnya.
Terkait pengisian jabatan definitif, baik untuk perangkat desa maupun kepala desa, Ari menyebut pihaknya masih menunggu kebijakan dan regulasi yang mengatur mekanisme pengangkatan.
Sebelumnya, Inspektur Pembantu I Inspektorat Boyolali, Lilik Subagiyo, mengungkap adanya dugaan penyusunan dokumen Surat Permintaan Pembayaran (SPP) fiktif oleh salah satu perangkat Desa Jeruk pada 2025.
“Nilainya Rp159 juta, tetapi yang diakui oleh oknum mencapai Rp168,5 juta. Tanda tangan kades hingga camat dipalsukan, termasuk cap basah. Yang mendempul Kaur, saudara Eko,” kata Lilik, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi dan dibagi oleh dua perangkat desa. Salah satu perangkat, yakni Sekdes, disebut telah mengembalikan dana tersebut.
Kasus ini memicu aksi demonstrasi warga Desa Jeruk pada 31 Desember 2025. Massa memadati Balai Desa sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.15 WIB, menuntut kedua perangkat desa yang diduga terlibat korupsi untuk mundur. Dalam aksi itu, warga membakar ban dan menggeber sepeda motor berknalpot brong sebagai bentuk protes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.