Masjid Rp25 Miliar di Eks Terminal Kartasura Segera Dibangun
Pembangunan masjid Rp25 miliar di eks Terminal Kartasura Sukoharjo segera dimulai usai proses lelang memasuki masa sanggah.
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Aksi penculikan yang berujung tabrak lari menggegerkan kawasan perbatasan Solo–Sukoharjo pada Sabtu (24/1/2026) siang. Aparat Polsek Grogol, Sukoharjo, memastikan tiga terduga pelaku telah diamankan setelah upaya penculikan terhadap seorang perempuan di wilayah perkampungan Desa Manang gagal dan berlanjut ke insiden kejar-kejaran di jalan raya.
Penanganan kasus penculikan dan tabrak lari ini dilakukan lintas wilayah, mengingat lokasi penangkapan para terduga pelaku berada di dua daerah berbeda. Satu orang ditangkap di Sukoharjo, sementara dua lainnya berhasil diamankan warga di Kota Solo setelah sempat melarikan diri menggunakan kendaraan pikap.
Kapolsek Grogol AKP Kurniawan, mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga terduga pelaku penculikan yang disertai aksi tabrak lari di wilayah perbatasan Solo–Sukoharjo. Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Grogol.
“Benar, tiga terduga pelaku sudah kami amankan di Polsek. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman keterangan,” ujar AKP Kurniawan kepada Espos, Sabtu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula dari percobaan penculikan di pinggir jalan perkampungan Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, pada Sabtu siang. Tiga terduga pelaku datang menggunakan sebuah pikap berwarna hitam dan berhenti di lokasi kejadian.
Dalam situasi tersebut, dua terduga pelaku turun dari kendaraan dan mendekati seorang perempuan yang berada di pinggir jalan. Dugaan percobaan penculikan pun terjadi ketika korban hendak dibawa secara paksa oleh para pelaku.
Upaya penculikan itu gagal setelah korban berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar warga sekitar yang segera berdatangan ke lokasi kejadian. Respons cepat warga membuat salah satu terduga pelaku berhasil diamankan di tempat, sementara dua pelaku lainnya melarikan diri menggunakan pikap.
Kepala Desa Manang, Sumarno, membenarkan adanya percobaan penculikan yang terjadi di wilayahnya. Ia menyebutkan salah satu terduga pelaku sempat diamankan warga sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian.
“Betul, informasi dari kepala dusun dan warga seperti itu. Salah satu terduga pelaku sempat diamankan warga dan dibawa ke rumah warga sebelum dijemput anggota Polsek Grogol,” kata Sumarno.
Meski demikian, Sumarno mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi awal kejadian. Informasi yang diterimanya berasal dari laporan perangkat desa dan warga setempat yang berada di lokasi.
Sementara itu, dua terduga pelaku lainnya melarikan diri ke arah Solo melalui Jl. Joko Tingkir, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Dalam pelariannya, kendaraan pikap yang mereka kendarai menabrak sejumlah pengendara sepeda motor di sepanjang jalur tersebut.
Meski sempat terlibat tabrakan, kedua pelaku tetap melanjutkan perjalanan menuju kawasan Pajang, Solo. Aksi tabrak lari tersebut terekam kamera warga dan videonya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman video yang viral, terlihat pikap pelaku menyeret sepeda motor milik korban sebelum akhirnya menghantam tiang listrik di tepi jalan. Peristiwa itu memicu kemarahan warga sekitar yang kemudian berhasil mengamankan kedua terduga pelaku di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Solo, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Pembangunan masjid Rp25 miliar di eks Terminal Kartasura Sukoharjo segera dimulai usai proses lelang memasuki masa sanggah.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.