Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Kegiatan Seminar dan Strategic Business Matching bertajuk Empowering Cooperatives through Financial Accountability, Rabu (11/2/2026).
Harianjogja.com, SEMARANG – Dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi, Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah menggelar Seminar dan Strategic Business Matching bertajuk Empowering Cooperatives through Financial Accountability, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini digelar untuk mempercepat kemandirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kolaborasi, permodalan, dan layanan keuangan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Eddy Sulistyo Bramiyanto, berharap business matching ini dapat membangun ekosistem bisnis berkelanjutan bagi KDKMP sehingga koperasi desa mampu tumbuh ulet dan mandiri.
Dalam kesempatan tersebut, 10 koperasi mapan yang menjadi Kakak Asuh bagi KDKMP diundang untuk berbagi pengalaman. Eddy Bramiyanto memberikan apresiasi khusus kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari yang sejak November 2025 telah mendampingi KDKMP di delapan kota/kabupaten dengan modal awal Rp25 juta untuk gerai sembako.
“Selain menyediakan modal awal, KSP Nasari aktif memberikan training dan bimbingan teknis kepada KDKMP, termasuk asistensi langsung serta pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi bagi pengurus, pengawas, dan pengelola,” kata Bramiyanto.
Ketua KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menegaskan komitmen koperasi untuk menjadi Kakak Asuh KDKMP. Program Collab Coop dirancang untuk membantu KDKMP mencetak Sisa Hasil Usaha (SHU) dengan menjadi supplier dapur MBG, didukung akses permodalan dan Solusi Channeling untuk menutup biaya rutin seperti gaji pengurus, listrik, PDAM, internet, dan kebutuhan operasional lain.
Frans menambahkan, KSP Nasari juga mendukung digitalisasi koperasi melalui aplikasi mobile berbasis Nasari Digital (NADI). Aplikasi ini memudahkan anggota KDKMP memasarkan produk lokal, membangun ekosistem desa yang saling menguntungkan, serta memperkuat jejaring antar-koperasi.
Asisten Deputi Pembiayaan Kemenkop, Niken Wulandari, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.000 KDKMP telah menuntaskan pembangunan fisik gerai dan gudang. Sedangkan 29.000 KDKMP lainnya masih dalam proses pembangunan, dengan target minimal 30.000 KDKMP rampung pada Maret 2026.
Meski pembangunan fisik terus dikejar, percepatan operasionalisasi masih menjadi tantangan. Sebagian besar KDKMP baru terbentuk kepengurusan dan belum berjalan penuh secara operasional. Dalam konteks ini, pendampingan dan digitalisasi menjadi kunci agar koperasi dapat berfungsi optimal.
Menuju Ekosistem Koperasi Desa yang Mandiri
Kolaborasi antara Kemenkop, Dinas Koperasi UKM Jateng, dan KSP Nasari diharapkan memperkuat ekosistem koperasi di desa, membuka akses permodalan, memperluas jaringan pemasaran, serta mendorong inovasi produk. Dukungan digital melalui aplikasi mobile juga memungkinkan anggota KDKMP memasarkan produk unggulan secara efisien dan terintegrasi.
Frans Meroga menutup pemaparannya, “Dengan kolaborasi ini, seluruh masyarakat desa dapat saling membeli produk lokal, menciptakan ekosistem usaha yang saling menguntungkan, dan memperkuat kemandirian Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Jawa Tengah.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.