Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Kepala BNPB Suharyanto (dua dari kiri) berdialog dengan warga korban bencana pergerakan tanah yang mengungsi di tenda pengungsian Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. ANTARA/HO-BNPB
Harianjogja.com, JAKARTA—Korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kini diberi keleluasaan menentukan sendiri lokasi pembangunan hunian sementara (huntara). Kebijakan ini ditempuh untuk mempercepat pemulihan sekaligus mengatasi keterbatasan lahan yang tersedia.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, menjelaskan langkah tersebut diambil sebagai solusi atas belum terpenuhinya kebutuhan lahan pembangunan huntara. Pemerintah menargetkan pembangunan 900 unit huntara, namun hingga kini lahan yang siap baru mencukupi sekitar 500 unit.
“Warga diperbolehkan membangun huntara secara mandiri dengan dukungan pemerintah, sepanjang lokasi yang dipilih aman dari potensi bencana,” ujar Suharyanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Selain membangun huntara secara mandiri, masyarakat terdampak juga diberikan sejumlah alternatif tempat tinggal sementara. Mereka dapat tetap bertahan di tenda pengungsian, menumpang di rumah keluarga, atau mengontrak rumah hingga hunian sementara rampung dibangun.
Pemerintah juga menyiapkan dana tunggu hunian bagi kepala keluarga yang tidak menempati tenda pengungsian. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan atau Rp1,8 juta untuk tiga bulan, hingga proses pembangunan huntara selesai.
Suharyanto menegaskan kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan bencana berjalan optimal, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi selama bulan Ramadan.
Di sisi lain, pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap). Skema pembangunan dapat dilakukan secara terpusat maupun mandiri, dengan catatan lokasi berada di kawasan aman serta memenuhi ketentuan teknis yang ditetapkan.
Tak hanya itu, BNPB, pemerintah daerah, dan instansi terkait tengah mengkaji opsi relokasi permanen bagi warga yang bermukim di zona rawan tanah bergerak di Kabupaten Tegal. Relokasi tersebut akan disertai program reboisasi di wilayah terdampak guna mencegah kawasan tersebut kembali dihuni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.