Piala Dunia 2026, Siswa Meksiko Libur Sekolah 3 Bulan
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Pemkab Boyolali sesalkan pencurian tiang lampu dan kWh meter di Pedestrian Simpang Lima. Aset baru yang raib akibatkan kawasan gelap gulita. /Espos.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menyayangkan aksi vandalisme dan pencurian aset publik yang menyasar fasilitas pedestrian di kawasan ikonik Simpang Lima.
Sejumlah infrastruktur penting seperti boks kWh meter, instalasi kabel, hingga belasan tiang lampu dilaporkan raib digondol pencuri padahal proyek tersebut baru saja rampung pengerjaannya pada akhir tahun 2025 lalu.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali, Ahmad Gojali, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil audit lapangan per 26 Februari 2026, terdapat sembilan tiang lampu beserta unit lampunya yang hilang.
Selain itu, pelaku juga nekat menggasak dua unit boks kWh meter listrik dan memotong kabel penghubung sepanjang 20 meter yang mengakibatkan sistem penerangan di area tersebut lumpuh total.
“Terdata per tanggal 26 Februari 2026 itu ada sembilan lampu yang hilang sekaligus tiangnya, kemudian kWh meter sekaligus boksnya dua hilang, lalu ada kabel penghubung sepanjang 20 meter antara kWh dengan lampu itu hilang,” kata Gojali saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (5/3/2026).
Dampak dari hilangnya komponen kelistrikan ini menyebabkan area sisi timur Simpang Lima, mulai dari depan Polsek Boyolali Kota hingga kawasan Pasar Boyolali, menjadi gelap gulita pada malam hari.
Padahal, fasilitas kWh meter tersebut merupakan tumpuan utama bagi penerangan pedestrian serta pendukung visual estetika dalam agenda strategis Boyolali City Light yang sedang digalakkan pemerintah daerah.
Menyikapi kondisi ini, pemerintah daerah telah menginstruksikan perbaikan cepat pada sambungan listrik agar kenyamanan warga dan keindahan kota tidak terganggu lebih lama.
Gojali menjelaskan bahwa tiang lampu yang hilang sebelumnya hanya diperkuat dengan sekrup sehingga memudahkan pelaku untuk membongkarnya, sehingga ke depan akan dilakukan penguatan menggunakan las atau cor beton permanen.
Pemkab Boyolali juga berencana memperketat pengamanan kawasan dengan mengintensifkan patroli gabungan yang melibatkan personel Satpol PP, DPUPR, serta kepolisian.
Langkah preventif ini diambil guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, mengingat aset-aset yang dicuri merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan dana pajak masyarakat.
“Jelas kami menyesalkan, itu kan aset bersama, kalau bisa ikut menjaga. Tadi juga diharapkan untuk kantor, dinas, yang di depannya ada pedestrian ikut mengawasi dan merasa memiliki,” ujar Gojali menekankan pentingnya kepedulian bersama.
Saat ini, koordinasi dengan Polres Boyolali telah dilakukan dan laporan resmi segera dilayangkan untuk memburu para pelaku yang terekam maupun yang beraksi di titik buta kamera pengawas.
Pemerintah juga berencana menambah jumlah unit CCTV di titik-titik strategis sekitar Simpang Lima untuk memperkuat pengawasan digital, melengkapi tiga kamera yang sudah terpasang di Perpusda, Bank Boyolali, dan Polsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.