IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Karang Taruna Muda Sejahtera (KTMS) Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Karanganyar, memperbaiki secara mandiri jalan berlubang di wilayah mereka, Minggu (5/4/2026). (Solopos/Indah Septiyaning Wardani)
Harianjogja.com, KARANGANYAR — Kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki pemerintah mendorong warga di Songgorunggi mengambil langkah mandiri. Puluhan pemuda setempat turun langsung memperbaiki jalan berlubang secara swadaya demi mengurangi risiko kecelakaan.
Aksi tersebut diprakarsai oleh Karang Taruna Tunas Muda Sejahtera yang menilai kerusakan jalan sudah terlalu parah dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Ketua Karang Taruna, Dwi Purnomo Aji, mengungkapkan keluhan sebenarnya sudah berulang kali disampaikan melalui layanan aduan milik pemerintah daerah. Namun, perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai belum menyelesaikan masalah secara tuntas.
“Sudah sering dilaporkan, tapi penanganannya hanya tambal sulam dan tidak bertahan lama,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Lubang Dalam, Rawan Kecelakaan
Kerusakan jalan disebut tersebar di lebih dari 10 titik dengan kedalaman lubang mencapai sekitar 30 sentimeter. Kondisi ini semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara.
Akibatnya, tak sedikit pengguna jalan—khususnya pengendara sepeda motor—yang tergelincir saat melintas. Meski umumnya tidak menyebabkan luka berat, insiden tersebut cukup meresahkan warga.
Gotong Royong 40 Pemuda
Sebanyak 40 anggota Karang Taruna terlibat dalam aksi perbaikan ini. Mereka memulai dengan membuat saluran air sederhana agar genangan tidak kembali mengendap di badan jalan.
Bagian jalan yang menghambat aliran air dibongkar, lalu dibuat jalur drainase darurat. Setelah itu, lubang-lubang jalan ditutup menggunakan material batu (brangkal) yang didatangkan sebanyak tujuh colt.
Perbaikan ini bersifat sementara sebagai langkah darurat untuk menekan risiko kecelakaan.
“Yang penting sekarang bisa lebih aman dilalui, meskipun belum permanen,” kata Dwi.
Jalan Vital, Harap Segera Diperbaiki
Dwi menambahkan, ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dengan intensitas lalu lintas cukup tinggi, termasuk dilalui kendaraan berat. Hal ini turut mempercepat kerusakan jalan.
Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen agar kondisi jalan kembali layak dan aman digunakan.
“Harapannya bisa segera diperbaiki total, karena ini jalur penting dan cukup ramai,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.