Gempa NTT 7,7 M: BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SOLO — Seorang pria berinisial H (53) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang pengunjung di kawasan Taman Bendungan Tirtonadi, Selasa (21/4/2026). Proses penangkapan pelaku berlangsung dramatis karena sempat memicu emosi warga di lokasi kejadian.
Peristiwa bermula saat korban berinisial AUZ (20), warga Boyolali, tengah berada di salah satu warung minuman di kawasan tersebut. Saat menunggu pesanan, pelaku tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan fisik yang tidak pantas. Korban yang terkejut langsung bereaksi dengan menepis pelaku dan berlari menjauh sambil menangis.
Kejadian itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Beberapa orang yang berada di lokasi segera mendekat dan mengamankan pelaku. Situasi sempat memanas karena warga yang tersulut emosi terus berdatangan, sehingga petugas harus bergerak cepat untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.
Kepala Satuan Samapta Polresta Solo, Edi Sukamto, menjelaskan pihaknya menerima laporan melalui layanan darurat dan langsung mengerahkan tim patroli ke lokasi. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa menuju markas Polresta Solo untuk proses lebih lanjut.
Namun dalam perjalanan, pelaku sempat melakukan aksi nekat dengan melompat dari kendaraan petugas meski dalam kondisi tangan terborgol. Insiden tersebut terjadi di sekitar Jalan Slamet Riyadi, tepat di depan gerbang kantor polisi.
Akibat aksi tersebut, pelaku mengalami luka lecet di bagian wajah dan harus mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku berada di bawah pengaruh zat tertentu saat melakukan aksinya. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan sejumlah warga yang mengenal pelaku dan melihat gelagat tidak wajar sebelum kejadian.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh unit yang membidangi perlindungan perempuan dan anak untuk pendalaman lebih lanjut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan tambahan guna memastikan kronologi dan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Edi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan pelecehan seksual maupun gangguan keamanan di ruang publik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan atau mengalami kejadian serupa agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di ruang publik serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Dispar DIY menyiapkan lima strategi menghadapi low season September-November 2026, mulai dari event hingga paket wisata terpadu.
Polri mengingatkan warga tidak mudah terprovokasi konten lama di media sosial. Cek sumber, waktu, lokasi, dan konteks sebelum percaya.
Menteri PPN Rachmat Pambudy mendorong blockchain digunakan untuk efisiensi, transparansi, dan pembangunan digital Indonesia.
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.
BNPB melakukan survei udara untuk memetakan dampak gempa NTT magnitudo 7,7 dan menemukan landaan tsunami di dua titik.