Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SOLO — Seorang pria berinisial H (53) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang pengunjung di kawasan Taman Bendungan Tirtonadi, Selasa (21/4/2026). Proses penangkapan pelaku berlangsung dramatis karena sempat memicu emosi warga di lokasi kejadian.
Peristiwa bermula saat korban berinisial AUZ (20), warga Boyolali, tengah berada di salah satu warung minuman di kawasan tersebut. Saat menunggu pesanan, pelaku tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan fisik yang tidak pantas. Korban yang terkejut langsung bereaksi dengan menepis pelaku dan berlari menjauh sambil menangis.
Kejadian itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Beberapa orang yang berada di lokasi segera mendekat dan mengamankan pelaku. Situasi sempat memanas karena warga yang tersulut emosi terus berdatangan, sehingga petugas harus bergerak cepat untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.
Kepala Satuan Samapta Polresta Solo, Edi Sukamto, menjelaskan pihaknya menerima laporan melalui layanan darurat dan langsung mengerahkan tim patroli ke lokasi. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa menuju markas Polresta Solo untuk proses lebih lanjut.
Namun dalam perjalanan, pelaku sempat melakukan aksi nekat dengan melompat dari kendaraan petugas meski dalam kondisi tangan terborgol. Insiden tersebut terjadi di sekitar Jalan Slamet Riyadi, tepat di depan gerbang kantor polisi.
Akibat aksi tersebut, pelaku mengalami luka lecet di bagian wajah dan harus mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku berada di bawah pengaruh zat tertentu saat melakukan aksinya. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan sejumlah warga yang mengenal pelaku dan melihat gelagat tidak wajar sebelum kejadian.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh unit yang membidangi perlindungan perempuan dan anak untuk pendalaman lebih lanjut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan tambahan guna memastikan kronologi dan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Edi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan pelecehan seksual maupun gangguan keamanan di ruang publik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan atau mengalami kejadian serupa agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di ruang publik serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.