Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per dolar AS
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KUDUS—Ruas jalan utama masuk Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dari arah Demak kini telah mulus setelah dilakukan perbaikan bertahap menggunakan anggaran gabungan pusat dan daerah.
Perbaikan tersebut membuat Jalan R Agil Kusumadya yang sebelumnya kerap mengalami kerusakan kini bebas lubang dan perbedaan tinggi permukaan jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Dinas PUPR Kabupaten Kudus Harry Wibowo mengatakan pada tahun anggaran 2026 pemerintah pusat kembali menggelontorkan bantuan sebesar Rp20 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk pengecoran ruas Jalan R Agil Kusumadya dengan panjang penanganan sekitar 4,5 kilometer dari kawasan Perempatan Lingkar Kencing Kudus.
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang bersumber dari APBN dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah dan DIY.
Dengan skema ini, pelaksanaan pekerjaan termasuk kontraktor dan pengawasan berada di bawah kendali pemerintah pusat.
Harry menyebutkan bahwa ruas Jalan R Agil Kusumadya sebelumnya menjadi salah satu titik yang kerap dikeluhkan karena kerusakan yang terjadi secara berulang.
Ruas jalan sepanjang sekitar 8,5 kilometer dari Simpang DPRD Kudus hingga Simpang Terminal Jati sempat mengalami berbagai kerusakan sebelum statusnya dialihkan menjadi jalan kabupaten.
Keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah daerah kemudian mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan jalan tersebut.
Sebelumnya, Pemkab Kudus juga telah melakukan perbaikan menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) pada 2025 sebesar Rp12,5 miliar untuk penanganan sekitar 1 kilometer ruas jalan di depan DPRD Kudus hingga Simpang RS Mardi Rahayu.
Selanjutnya, pemerintah pusat kembali mengalokasikan sekitar Rp12 miliar melalui program IJD untuk melanjutkan perbaikan dari kawasan RS Mardi Rahayu hingga arah Terminal Jati dan kawasan Hotel Griptha.
Pada tahun ini, penanganan dilanjutkan dengan tambahan anggaran Rp20 miliar untuk menyelesaikan titik lain di ruas Perempatan Lingkar Kencing Kudus.
Harry menegaskan bahwa dengan kombinasi anggaran pusat dan daerah tersebut, seluruh pekerjaan di ruas Jalan R Agil Kusumadya kini telah rampung.
Ia menyebut kondisi jalan dari gerbang masuk Kudus hingga kawasan terminal dan pusat kota sudah selesai diperbaiki dan tidak lagi menyisakan pekerjaan lanjutan.
Total keseluruhan anggaran penanganan jalan tersebut mencapai lebih dari Rp40 miliar, meski nilai kontrak pelaksanaan tercatat lebih rendah dari pagu anggaran yang disediakan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.
Jogja Financial Festival 2026 resmi dibuka di JEC, dihadiri ribuan peserta dan dorong literasi keuangan inklusif berbasis generasi muda.