Lima Bendungan Baru Beroperasi, Prabowo Minta Air Sampai ke Petani
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan NTB untuk memperkuat ketahanan pangan, pasokan air, serta pengendalian banji
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KUDUS—Ruas jalan utama masuk Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dari arah Demak kini telah mulus setelah dilakukan perbaikan bertahap menggunakan anggaran gabungan pusat dan daerah.
Perbaikan tersebut membuat Jalan R Agil Kusumadya yang sebelumnya kerap mengalami kerusakan kini bebas lubang dan perbedaan tinggi permukaan jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Dinas PUPR Kabupaten Kudus Harry Wibowo mengatakan pada tahun anggaran 2026 pemerintah pusat kembali menggelontorkan bantuan sebesar Rp20 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk pengecoran ruas Jalan R Agil Kusumadya dengan panjang penanganan sekitar 4,5 kilometer dari kawasan Perempatan Lingkar Kencing Kudus.
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang bersumber dari APBN dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah dan DIY.
Dengan skema ini, pelaksanaan pekerjaan termasuk kontraktor dan pengawasan berada di bawah kendali pemerintah pusat.
Harry menyebutkan bahwa ruas Jalan R Agil Kusumadya sebelumnya menjadi salah satu titik yang kerap dikeluhkan karena kerusakan yang terjadi secara berulang.
Ruas jalan sepanjang sekitar 8,5 kilometer dari Simpang DPRD Kudus hingga Simpang Terminal Jati sempat mengalami berbagai kerusakan sebelum statusnya dialihkan menjadi jalan kabupaten.
Keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah daerah kemudian mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan jalan tersebut.
Sebelumnya, Pemkab Kudus juga telah melakukan perbaikan menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) pada 2025 sebesar Rp12,5 miliar untuk penanganan sekitar 1 kilometer ruas jalan di depan DPRD Kudus hingga Simpang RS Mardi Rahayu.
Selanjutnya, pemerintah pusat kembali mengalokasikan sekitar Rp12 miliar melalui program IJD untuk melanjutkan perbaikan dari kawasan RS Mardi Rahayu hingga arah Terminal Jati dan kawasan Hotel Griptha.
Pada tahun ini, penanganan dilanjutkan dengan tambahan anggaran Rp20 miliar untuk menyelesaikan titik lain di ruas Perempatan Lingkar Kencing Kudus.
Harry menegaskan bahwa dengan kombinasi anggaran pusat dan daerah tersebut, seluruh pekerjaan di ruas Jalan R Agil Kusumadya kini telah rampung.
Ia menyebut kondisi jalan dari gerbang masuk Kudus hingga kawasan terminal dan pusat kota sudah selesai diperbaiki dan tidak lagi menyisakan pekerjaan lanjutan.
Total keseluruhan anggaran penanganan jalan tersebut mencapai lebih dari Rp40 miliar, meski nilai kontrak pelaksanaan tercatat lebih rendah dari pagu anggaran yang disediakan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan NTB untuk memperkuat ketahanan pangan, pasokan air, serta pengendalian banji
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
PDIP Jawa Tengah belum menentukan sikap atas penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani oleh KPK. Partai masih menunggu rilis resmi.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.