OpenAI Akui Model AI Coba Bobol Situs Pemerintah AS
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Warga antre untuk menjalani pemeriksaan tuberkulosis di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/11/2025). (ANTARA FOTO/NIRZA)
Harianjogja.com, SEMARANG — Upaya menekan penyebaran Tuberkulosis (TB) di Jawa Tengah kini dilakukan dengan pendekatan tak biasa. Polda Jawa Tengah melatih para Bhabinkamtibmas agar mampu menjadi pelacak aktif penderita TB di tengah masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi mempercepat deteksi dini sekaligus meningkatkan keberhasilan penanganan penyakit menular yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia tersebut.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jateng, Agung Hadi Wijanarko, menjelaskan pelatihan tersebut masuk dalam Program Polda Jawa Tengah Peduli Berantas TB Paru. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan TB.
"Selain mendapat pelatihan setiap Bhabinkamtibmas diberi buku saku pedoman pelacakan penderita TB," katanya, Sabtu (23/5/2026)
Tidak hanya itu, dukungan operasional juga disiapkan untuk menunjang peran baru aparat kepolisian di tingkat desa dan kelurahan tersebut. Kendaraan dinas seperti mobil dan sepeda motor akan digunakan untuk membantu menjangkau pasien, termasuk menjemput mereka yang membutuhkan layanan kesehatan.
Data terbaru menunjukkan tantangan yang dihadapi tidak kecil. Jawa Tengah tercatat sebagai salah satu wilayah dengan kasus TB tertinggi di Indonesia. Berdasarkan laporan situasi TB 2025, jumlah penderita di provinsi ini mencapai 105.428 orang, menempatkannya di peringkat ketiga nasional.
Beberapa daerah bahkan menjadi kantong kasus dengan angka tinggi, di antaranya Brebes, Banyumas, Tegal, Cilacap, hingga Kota Semarang. Kondisi ini membuat upaya penanganan harus dilakukan lebih agresif dan menyentuh langsung masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Bhabinkamtibmas diharapkan tidak hanya mampu melacak kasus, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada warga. Pendekatan persuasif dinilai penting untuk mengurangi stigma terhadap penderita TB sekaligus mendorong mereka menjalani pengobatan hingga tuntas.
Selain itu, keterlibatan aparat kepolisian diharapkan mampu meningkatkan angka penemuan kasus baru yang saat ini masih berada di kisaran 77 persen. Sementara tingkat keberhasilan pengobatan TB di Indonesia tercatat sekitar 86 persen, yang masih perlu terus ditingkatkan.
"Penanganan kasus TB perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor," kata Agung.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap penanganan TB tidak hanya bertumpu pada tenaga kesehatan, tetapi juga melibatkan unsur masyarakat secara luas. Kolaborasi antara aparat, tenaga medis, dan warga menjadi kunci untuk menekan penyebaran TB sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Lando Norris mengkritik sejumlah pembalap setelah DNF di GP Azerbaijan akibat terlibat tabrakan dengan Franco Colapinto dan Pierre Gasly.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Menpar Widiyanti membuka WIG 2026 di Solo untuk mengangkat gastronomi Indonesia dan membawa kuliner lokal ke tingkat internasional.