Polisi Dalami Penyebab Kematian Keluarga Saat Camping di Kledung

Jumali
Jumali Sabtu, 30 Mei 2026 03:17 WIB
Polisi Dalami Penyebab Kematian Keluarga Saat Camping di Kledung

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Misteri penyebab tewasnya empat orang dalam satu keluarga saat berkemah di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian sejauh ini masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dari Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Tengah untuk mengungkap tabir kematian tragis tersebut.

Dilansir dari Antara, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Nasir Anwar, mengungkapkan tim penyidik telah mengamankan beberapa sampel krusial dari lokasi kejadian untuk diteliti secara mendalam di laboratorium forensik di Semarang, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak berwajib mengantongi dua dugaan kuat terkait pemicu kematian keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang tersebut. Korban diindikasikan meninggal dunia akibat keracunan makanan atau akibat paparan gas beracun dari kompor portable yang digunakan di dalam tenda.

Sampel Korban Termuda Ikut Diperiksa

Kombes Pol. Nasir Anwar menjelaskan bahwa perbekalan makanan yang dicurigai menjadi penyebab keracunan tersebut merupakan makanan yang dibawa mandiri oleh rombongan keluarga itu dari rumah.

“Selain sampel makanan dan tabung gas, juga diambil sampel dari salah satu korban yang usianya paling muda,” jelas Kombes Pol. Nasir Anwar.

Hasil pengujian laboratorium forensik ini nantinya bakal menjadi petunjuk emas bagi penyidik untuk menyimpulkan secara sahih penyebab utama kematian satu keluarga yang tengah berlibur menggunakan tenda di kawasan objek wisata alam tersebut. Kendati demikian, Nasir belum dapat memastikan target waktu penyelesaian uji forensik ini lantaran ada serangkaian tahapan ilmiah yang wajib dilalui secara presisi.

Kronologi Penemuan Jenazah di Lokasi

Peristiwa memilukan ini sebelumnya menimpa empat orang anggota keluarga yang masing-masing diidentifikasi berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21). Mereka ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam tenda kemah di kawasan objek wisata Kledung pada Rabu (27/5/2026).

Tragedi ini pertama kali terkuak seusai petugas pengelola tempat wisata mendatangi tenda korban pada Kamis (28/5/2026). Petugas berniat untuk mengingatkan pihak keluarga karena durasi sewa tempat atau waktu untuk meninggalkan lokasi berkemah (check-out) sudah habis. Namun, saat tenda diperiksa, petugas justru menemukan keempat tubuh korban sudah terbujur kaku.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online