Redmi Pad 2 9.7 Resmi Meluncur, Tablet Rp2,3 Jutaan dengan Layar 2K
Xiaomi Indonesia meluncurkan Redmi Pad 2 9.7 seharga Rp2,399 juta. Tablet ini dibekali layar 2K, Snapdragon 6s Gen 2, dan baterai 7.600mAh.
Skrining TBC - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, PEKALONGAN—Kepolisian Resor Kota (Polres) Pekalongan Kota bersama Pemerintah Kota Pekalongan memperkuat upaya deteksi dini Tuberkulosis (TBC) melalui program skrining kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini dilakukan untuk menekan angka penularan dan kematian akibat penyakit tersebut.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap gerakan TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh) dalam pemberantasan TBC.
“Pada kegiatan ini, kami melibatkan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, RSUD Bendan, dan puskesmas untuk melakukan skrining Tuberkulosis paru serta Cek Kesehatan Gratis,” kata Riki, Senin (8/6/2026).
Menurut dia, kepolisian juga akan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pencegahan, serta memantau kasus TBC di wilayah binaan masing-masing.
Ia berharap upaya deteksi dini yang lebih masif dan penanganan yang cepat dapat menekan penyebaran penyakit tersebut.
“Dengan deteksi dini yang lebih masif dan penanganan yang cepat serta tepat, diharapkan angka penularan maupun kematian akibat TBC di Kota Pekalongan dapat terus ditekan,” ujarnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, Dita Rasnasuri, menjelaskan skrining yang dilakukan mencakup berbagai pemeriksaan kesehatan dasar dan lanjutan.
Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, trigliserida, skrining TBC, pemeriksaan HIV dan sifilis, hingga foto toraks.
Menurut Dita, sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam mempercepat penemuan kasus TBC di masyarakat.
“Sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus TBC, mencegah penularan, serta menekan angka kematian akibat penyakit tersebut,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan tersebut juga mendapatkan dukungan dan pemantauan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah.
Selain itu, keterlibatan bhabinkamtibmas sebagai pelacak atau tracer di lapangan diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini dan pengawasan kasus TBC hingga tingkat masyarakat.
“Dengan keterlibatan aktif bhabinkamtibmas sebagai tracer, diharapkan upaya deteksi dini dan penanganan TBC di daerah dapat semakin optimal,” ujar Dita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Xiaomi Indonesia meluncurkan Redmi Pad 2 9.7 seharga Rp2,399 juta. Tablet ini dibekali layar 2K, Snapdragon 6s Gen 2, dan baterai 7.600mAh.
Pencurian uang kotak infak Masjid Sholihin Karangkajen, Jogja, berakhir damai melalui restorative justice setelah pelaku mengambil Rp5.000 dan dimaafkan.
Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Simak profil dan rek
Pemerintah Inggris memberi ultimatum kepada Apple dan Google untuk memblokir konten telanjang pada perangkat anak-anak. Perusahaan diberi waktu tiga bulan.
KAI menyiapkan 1,17 juta kursi selama libur sekolah 2026. Program diskon tiket kereta ekonomi 30% telah mendorong penjualan lebih dari 86 ribu tiket.
Kebocoran amonia di sebuah pabrik di Kalasan mencemari saluran irigasi dengan kadar di atas baku mutu. Ikan, katak, dan kepiting sawah dilaporkan mati.