Pemkot Pekalongan Siapkan Revitalisasi Drainase WR Supratman

Jumali
Jumali Kamis, 11 Juni 2026 16:37 WIB
Pemkot Pekalongan Siapkan Revitalisasi Drainase WR Supratman

Ilustrasi drainase/Ist-WSBT

Harianjogja.com, PEKALONGAN—Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai menyiapkan revitalisasi saluran drainase di Jalan WR Supratman, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara. Proyek tersebut didanai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp5 miliar.

Saat ini proyek masih berada pada tahap perencanaan yang dimulai sejak 3 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung selama 21 hari hingga 21 Juni 2026. Setelah proses perencanaan selesai dan administrasi bantuan tervalidasi dalam sistem Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pekerjaan fisik akan segera dilaksanakan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Pekalongan, Romy Yulianto, mengatakan revitalisasi drainase dilakukan untuk meningkatkan kelancaran aliran air menuju Pompa Sipucung sehingga potensi genangan di kawasan tersebut dapat ditekan.

“Tujuannya agar arah aliran air bisa terkoneksi dan mengalir ke utara menuju pompa. Ada beberapa saluran yang elevasinya perlu disesuaikan supaya aliran air lebih efektif,” ujarnya dikutip dari laman Pemkot Pekalongan, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan rencana sementara, saluran drainase yang akan ditata memiliki panjang sekitar 1.262 meter, membentang dari kawasan eks Puskeswan hingga Patung Nelayan.

Pekerjaan yang disiapkan meliputi pembangunan saluran baru menggunakan u-ditch precast berukuran 1 meter x 1 meter sepanjang 741 meter. Selain itu, dilakukan pembongkaran dan pemasangan kembali saluran eksisting sepanjang 120 meter.

DPUPR juga merencanakan pemasangan u-ditch berukuran 120 sentimeter x 120 sentimeter sepanjang 346 meter guna meningkatkan kapasitas aliran air.

Untuk mempercepat pekerjaan sekaligus mengurangi gangguan terhadap lalu lintas, box culvert akan dipasang pada titik perlintasan di pertemuan Jalan WR Supratman dan Jalan Yos Sudarso.

Selain perbaikan drainase, proyek tersebut juga mencakup penataan area pedestrian yang mengikuti jalur saluran air. Namun, kondisi jalan eksisting tidak akan mengalami perubahan dalam proyek ini.

Romy menjelaskan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut merupakan hasil usulan yang diajukan Pemerintah Kota Pekalongan berdasarkan kebutuhan penanganan drainase di kawasan tersebut.

Menurut dia, meskipun kondisi jalan saat ini sudah tidak mengalami banjir, sistem drainase masih perlu dioptimalkan agar aliran air menuju Pompa Sipucung berjalan lebih lancar.

“Jalannya saat ini sudah tidak banjir, tetapi sistem salurannya masih perlu dioptimalkan agar aliran air lebih lancar dan dapat terserap maksimal oleh Pompa Sipucung,” katanya.

Pemkot Pekalongan berharap revitalisasi drainase ini dapat memperkuat sistem pengendalian genangan di wilayah Pekalongan Utara sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan Panjang Wetan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online