OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Sebanyak dua kerbau albino atau kebo bule melakukan gladi kirab pusaka Malam Satu Sura di kompleks Karaton Solo, Minggu (14/6/2026). (Solopos/Dhima Wahyu Sejati)
Harianjogja.com, SOLO — Suasana sakral jelang tradisi Malam 1 Sura di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mulai terasa. Dua ekor kebo bule, kerbau albino keturunan Kyai Slamet, terlihat menjalani geladi atau latihan kirab mengelilingi kompleks keraton pada Minggu (14/6/2026) sore.
Kebo bule tersebut akan menjadi cucuk lampah atau barisan terdepan dalam Kirab Pusaka Malam 1 Sura—ritual tahunan yang sarat makna spiritual dan budaya bagi masyarakat Solo. Dalam latihan kali ini, kerbau berjalan dari Alun-alun Kidul, menyusuri rute mengitari keraton hingga ke area Kori Kamandungan.
Meski sempat berlari kecil, kedua kerbau akhirnya bisa dikendalikan oleh para abdi dalem. Mereka bahkan berhenti sejenak di depan gerbang keraton setelah diberi pakan oleh para srati atau perawat kerbau. Warga yang menyaksikan pun turut berinteraksi dengan memberi makan dan mengelus kepala kebo bule yang dikenal sakral tersebut.
Namun, jumlah kerbau yang mengikuti geladi kali ini berkurang dibanding hari sebelumnya. Jika pada Sabtu (13/6/2026) ada lima ekor yang dilatih, kini hanya dua yang berhasil diajak keluar kandang.
Perawat kerbau Keraton Solo, Heri, menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi faktor alami. Beberapa kerbau diketahui sedang memasuki masa berahi, sehingga sulit dikendalikan.
“Awalnya ada lima ekor yang akan keluar, tapi yang mau jalan hanya dua, yaitu Paing dan Sura. Yang lain tidak mau karena saling kejar,” jelasnya.
Kerbau jantan bernama Ponco disebut terus mengejar kerbau betina Mugi, sehingga memicu kegaduhan dan membuat tiga ekor lainnya akhirnya dikembalikan ke kandang. Selain itu, banyaknya kerumunan warga juga diduga memengaruhi kondisi psikologis hewan tersebut.
Meski sempat terkendala, pihak keraton memastikan hal itu tidak akan mengganggu prosesi utama. Heri optimistis kondisi kerbau akan kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan.
“Biasanya masa berahi cepat selesai. Untuk kirab nanti tetap direncanakan lima ekor yang keluar,” ujarnya.
Saat ini, total terdapat 16 ekor kebo bule yang dirawat di lingkungan keraton. Kelima kerbau terpilih nantinya akan memimpin kirab pusaka yang menjadi puncak perayaan Malam 1 Sura.
Sebagai informasi, Kirab Pusaka Malam 1 Sura akan digelar pada Selasa (16/6/2026) tengah malam hingga Rabu (17/6/2026) dini hari. Tradisi ini menjadi salah satu daya tarik budaya yang selalu dinanti masyarakat, sekaligus simbol penghormatan terhadap warisan leluhur Keraton Surakarta.
Kirab tersebut tidak hanya menjadi ritual budaya, tetapi juga momen refleksi spiritual bagi masyarakat Jawa dalam menyambut tahun baru dalam penanggalan Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Suzuki meluncurkan Fronx SGX Hybrid Kuro dan XL7 terbaru pada GIIAS 2026 dengan penyegaran desain serta fitur keselamatan.
Bank Dunia mencatat 52% perusahaan subjek PPh Badan menganggap penghindaran pajak mudah dilakukan berdasarkan survei WBES 2023.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai konsultan pajak berperan penting mendampingi wajib pajak dan mendukung optimalisasi pendapatan negara.
Wayah Dalem HB X, RM Drasthya Wironegoro, mengajak generasi muda belajar aksara Jawa dalam Setu Sinau di kawasan Malioboro.
Putra Mahkota Arab Saudi menyampaikan kekhawatiran kepada Donald Trump terkait laporan rencana serangan besar-besaran AS terhadap Iran.