Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
GKR Timoer/ Solopos-Wahyu Prakoso
Harianjogja.com, SOLO—Meski ada perpecahan antarkerabat, GKR Timoer memastikan Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare PB XIV di Keraton Solo tetap dilaksanakan Sabtu (15/11/2025).
Putri tertua mendiang PB XIII sekaligus Ketua Pelaksana Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakoe Boewono (PB) XIV, GKR Timoer Rumbay, memastikan jumenengan putra mahkota KGPAA Hamangkunegoro sebagai Raja Keraton Solo bergelar PB XIV tetap digelar sesuai rencana pada Sabtu (15/11/2025).
GKR Timoer mengatakan persiapan acara itu saat ini sudah mencapai 70%. Mengenai hasil rapat atau pertemuan putra-putri PB XII dan PB XIII yang digelar pada Kamis (13/11/2025) dan memunculkan nama KGPH Hangabehi sebagai calon raja PB XIV, Timoer mengaku kecewa.
Sebut Adiknya Berkhianat
Ia bahkan menyebut KGPH Hangabehi yang juga adiknya itu telah berkhianat. “Saya hanya kasihan Keraton. Hah, dipecah belah seperti ini. Seperti mengulang suksesi PB XIII yang lalu,” jelas dia kepada wartawan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo), Kamis.
Dia menjelaskan masih memikirkan langkah berikutnya setelah adanya pertemuan kerabat Keraton Solo di Kagungan Dalem Sasana Handrawina Keraton Solo, Kamis (13/11/2025) siang. Namun, ia memastikan Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV pada Sabtu tetap berlangsung.
“Ya, tetap seperti upacara adat yang memang harus kami jalankan. Saya cuma sedih saja. Gusti Mangkubumi [KGPH Hangabehi] bisa berkhianat kepada kami putra-putri, kakak-kakak dan adik-adiknya. Itu saja yang saya sesalkan,” papar dia.
“Kan kami sudah berbicara, sebelumnya sudah bicara bahkan di hadapan Gubernur, Bapak Respati [Wali Kota Solo Respati Ardi], dan Bapak Gibran [Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka], sudah bicara,” lanjut dia.
“Kami sudah bersepakat ini [KGPAA Hamangkunegoro] Putra Mahkota, di situ saya sudah menyebutkan itu. Ketika Gibran ke sini [Keraton Solo] kami rapat, saya sampaikan dan sudah sepakat,” lanjut dia.
Surat Menteri Kebudayaan
Menurut Timoer, Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV tetap dilaksanakan sesuai rencana karena pertemuan kerabat besar Keraton Solo pada Kamis (13/11/2025) itu cacat hukum.
“Ini cacat hukum, tidak bisa mewakili kami putra-putri PB XIII karena tak ada yang hadir kecuali Mangkubumi. Dari PB XII hanya enam, yang dua walk out dari 23 yang diundang. Silakan menilai sendiri apakah ini benar dari segi hukum atau adat,” jelas dia.
Ditanya wartawan pertemuan kerabat Keraton Solo Kamis (13/11/2025) dilakukan berdasarkan surat Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Timoer mengatakan ia tidak datang ke pertemuan kerabat besar Keraton Solo. “Saya merasa tidak diundang oleh kementerian,” jelas dia.
Sebelumnya, terdapat surat dari Fadli Zon yang beredar di kalangan wartawan. Surat itu ditujukan kepada Pengageng Sasana Wilapa dan Ketua Dewan Adat Keraton Solo.
Dalam surat itu, Menteri Kebudayaan menjelaskan Keraton Solo adalah cagar budaya yang sangat penting sebagai penanda peradaban budaya Indonesia. Sehubungan dengan itu keberadaannya harus dilindungi berdasarkan undang-undang uang berlaku.
Dalam rangka menjalankan amanat konstitusi dan pemajuan kebudayaan di Keraton Solo, maka negara wajib hadir untuk memastikan proses pengelolaan keraton berjalan sebagaimana ketetapan adat dan sekiranya ada hubungannya dengan ketetapan hukum nasional dapat dilakukan sinkronisasi agar dapat berjalan dengan baik, tertib, damai, dan penuh hikmat.
Dalam hal suksesi kepemimpinan di Keraton Solo, Menteri Kebudayaan meminta agar dapat mengacu pada surat dari Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan Keraton Solo dipimpin oleh PB XIII dan didampingi Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan dalam melaksanakan pengelolaan Keraton Solo berkontribusi dengan pemerintah, Pemprov Jateng, dan Pemkot Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.
Helm yang terkena hujan jangan langsung disimpan. Simak 3 cara merawat helm agar tidak bau apek, tetap nyaman, dan awet digunakan.
Konser Ed Sheeran di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026 dibatalkan karena cuaca buruk. Tiket Ticketmaster akan direfund otomatis.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.