LKPP: Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Penentu Keberhasilan Pembangunan
LKPP menegaskan pengadaan barang dan jasa menjadi penentu keberhasilan pembangunan serta mendorong UMKM masuk ekosistem digital di GPFE 2026.
Samapta Swim Competition Open V 2026 di Kota Magelang diikuti 685 atlet renang usia 5-12 tahun dari Jateng dan DIY.
Harianjogj.com, MAGELANG — Sebanyak 685 atlet usia dini ambil bagian dalam Samapta Swim Competition Open V 2026 Piala Disporapar Kota Magelang yang digelar di Samapta Aquatic Stadium, Gelora Sanden, Kota Magelang, Minggu (21/6/2026). Kejuaraan renang pemula ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus ajang pencarian bibit perenang berprestasi dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ratusan peserta yang mengikuti kompetisi tersebut berasal dari kelompok usia 5 hingga 12 tahun. Mereka datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah maupun DIY untuk berkompetisi sekaligus menambah pengalaman bertanding sejak usia dini.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengatakan Samapta Swim Competition Open V merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan olahraga akuatik sekaligus memperkuat pembinaan atlet sejak usia muda.
“Kejuaraan ini menjadi ajang untuk mempersiapkan bibit-bibit atlet dalam menghadapi berbagai event tingkat daerah, regional, nasional hingga internasional,” kata Damar saat membuka kegiatan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Pengurus Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kota Magelang, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Menurut Damar, penyelenggaraan event olahraga seperti Samapta Swim Competition tidak hanya berdampak pada pembinaan atlet, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan pariwisata bagi Kota Magelang.
“Melalui event ini, ada hampir 3.000 orang yang datang ke Kota Magelang, baik atlet, orang tua, maupun pelatih,” ujarnya.
Kehadiran ribuan peserta dan pendamping tersebut dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga berbagai layanan penunjang lainnya.
Damar berharap Samapta Swim Competition dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas sehingga mampu menarik atlet dari lebih banyak daerah di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kota Magelang, HIR Jatmiko, menyebut minat peserta pada penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi.
“Jumlah peserta kurang lebih 685 atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY. Harapan kami, dari bibit-bibit atlet ini nantinya dapat lahir atlet renang berprestasi hingga tingkat Olimpiade,” kata Jatmiko yang juga Anggota Komisi A DPRD Kota Magelang tersebut.
Antusiasme peserta juga dirasakan para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka selama kompetisi berlangsung. Salah satunya Atikah Trisna (40), warga Temanggung, yang sengaja mendaftarkan putranya untuk menambah pengalaman dan membangun mental bertanding.
“Saya ingin anak belajar berkompetisi dan mengaplikasikan ilmu yang selama ini didapat saat latihan renang,” ujarnya.
Menurut Atikah, pelaksanaan kejuaraan berlangsung tertib dan didukung fasilitas yang memadai sehingga peserta dapat mengikuti perlombaan dengan nyaman.
“Anak-anak langsung diarahkan oleh panitia meskipun pelatih tidak ikut masuk ke area pertandingan. Tempat tunggunya luas dan fasilitas pendukungnya memadai,” katanya.
Ia berharap kompetisi renang usia dini seperti Samapta Swim Competition terus digelar secara rutin agar semakin banyak anak memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan, memperkaya pengalaman bertanding, dan meningkatkan mental kompetitif sejak usia muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LKPP menegaskan pengadaan barang dan jasa menjadi penentu keberhasilan pembangunan serta mendorong UMKM masuk ekosistem digital di GPFE 2026.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
FK-KMK UGM menggelar PIONIR Morfogenesis 2026 dengan pendekatan humanis, tanpa perploncoan, untuk menyambut 553 mahasiswa baru.
Ceuta meminta pemerintah Spanyol memindahkan 1.100 anak migran tanpa pendamping setelah gelombang 72.000 migran membuat penampungan penuh.
Riset metabolit psoriasis kulit kepala dimulai di Jogja. Paragon dan Corpora Science menargetkan terapi yang lebih efektif bagi pasien Indonesia.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.