Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Foto ilustrasi. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo makan malam bersama di Angkringan Omah Semar, Solo, Jawa Tengah, 3 November 2024. ANTARA/Aris Wasita
Harianjogja.com, SOLO—Isu keretakan hubungan antara Presiden dan Presiden ke-7 RI kembali mencuat ke ruang publik. Namun, pengamat politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, , menilai belum ada indikasi kuat yang menunjukkan konflik terbuka di antara keduanya.
“Saya melihat arah ke konflik itu belum begitu tampak. Belum ada konflik terbuka yang mengarah ke pecah kongsi,” ujar Agus saat dimintai tanggapan, Jumat (26/6/2026).
Menurut dia, dinamika politik menjelang Pemilu 2029 memang berpotensi memunculkan perbedaan kepentingan. Salah satu isu yang dinilai bisa menjadi pemicu adalah soal figur calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo pada kontestasi mendatang.
Agus menilai, Jokowi kemungkinan memiliki preferensi agar kembali maju sebagai calon wakil presiden. Di sisi lain, Prabowo disebut berpeluang memiliki pilihan politik berbeda.
“Ujung dari potensi konflik itu ya di situ. Kalau memang berbeda pilihan, besar kemungkinan bisa muncul gesekan,” jelasnya.
Safari Politik Jokowi Bukan Sinyal Retak
Terkait safari politik Jokowi yang dimulai dari Lampung, Agus menilai langkah tersebut tidak bisa langsung ditafsirkan sebagai tanda hubungan dengan Prabowo memburuk.
Sebaliknya, ia melihat hal itu sebagai bagian dari ruang politik yang diberikan kepada Jokowi untuk memperkuat basis (PSI), yang kini dipimpin oleh putranya, .
“Ini justru bentuk kesempatan yang diberikan Pak Prabowo agar Pak Jokowi bisa membesarkan PSI dan bertemu dengan konstituennya. Saya tidak melihat ini sebagai konflik,” kata Agus.
Ia menambahkan, langkah tersebut justru bisa menjadi strategi memperkuat posisi PSI dalam peta kekuasaan menuju 2029.
Posisi Gibran Jadi Indikator
Agus menyebut, salah satu indikator sederhana untuk membaca hubungan Jokowi dan Prabowo adalah posisi Gibran sebagai wakil presiden.
Selama Gibran masih menjalankan tugasnya tanpa hambatan, ia menilai isu pecah kongsi belum memiliki dasar yang kuat.
“Kalau Gibran masih baik-baik saja, itu artinya tidak ada apa-apa. Semua masih berjalan normal. Ini lebih ke gimik politik saja,” tegasnya.
Ia menambahkan, indikasi konflik baru akan terlihat jika mulai muncul gangguan terhadap aktivitas atau program Gibran sebagai wakil presiden.
Kasus UBK Dinilai Tidak Berkaitan
Terkait dugaan suap yang menyeret sejumlah pengurus BEM Universitas Bung Karno (UBK), Agus menegaskan bahwa kasus tersebut tidak berhubungan langsung dengan relasi politik antara Prabowo dan Jokowi.
“Itu lebih ke persoalan yang terkait dengan Gibran secara personal, bukan soal pecah kongsi koalisi. Rumor yang mengaitkan ke sana ada, tapi menurut saya kecil sekali kemungkinannya,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 26 September 2026 didominasi berawan. Suhu Kota Jogja diprediksi mencapai 34 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek tanggal, lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.