KKO Temanggung Siapkan Atlet Berprestasi dengan Bekal Akademik

Newswire
Newswire Jum'at, 17 Juli 2026 16:17 WIB
KKO Temanggung Siapkan Atlet Berprestasi dengan Bekal Akademik

Olahraga - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Atlet muda di Kabupaten Temanggung kini tidak lagi dihadapkan pada pilihan sulit antara mengejar prestasi olahraga atau menempuh pendidikan formal. Pemerintah Kabupaten Temanggung resmi meluncurkan Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMP Negeri 2 Temanggung sebagai upaya membangun ekosistem pembinaan atlet yang terintegrasi dengan dunia pendidikan.

Program tersebut mulai dijalankan pada tahun ajaran 2026 dengan menerima 32 siswa pada angkatan pertama yang tergabung dalam satu rombongan belajar. Pada tahap awal, pembinaan difokuskan pada cabang olahraga sepak bola serta bola voli putra dan putri yang selama ini memiliki potensi prestasi di Kabupaten Temanggung.

Peluncuran KKO menjadi tonggak baru dalam pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Temanggung. Melalui program ini, pembinaan atlet muda dilakukan secara lebih terarah, berkelanjutan, dan sistematis tanpa mengabaikan kualitas akademik para peserta didik.

Bupati Temanggung Agus Setyawan menegaskan pembentukan KKO merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan pendidikan formal dengan pembinaan talenta olahraga sejak usia dini.

Selama ini, tidak sedikit anak yang memiliki bakat olahraga mengalami kesulitan dalam mengembangkan potensinya karena harus membagi waktu antara latihan dan pendidikan. Melalui KKO, kedua aspek tersebut diharapkan dapat berjalan secara seimbang sehingga siswa tidak perlu mengorbankan salah satunya.

KKO dibentuk untuk menjaring, mewadahi, sekaligus membina atlet-atlet muda berbakat agar mampu berkembang secara maksimal. Pemerintah Kabupaten Temanggung berharap program tersebut dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.

Investasi dalam pembinaan atlet usia muda dinilai menjadi langkah penting karena prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Oleh karena itu, pemerintah daerah memilih memulai pembinaan melalui jalur pendidikan agar proses pengembangan atlet berlangsung lebih sistematis dan berkesinambungan.

Jumlah peserta didik pada angkatan pertama sengaja dibatasi agar proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih intensif. Evaluasi berkala juga akan dilakukan selama tahun pertama pelaksanaan program sebagai dasar pengembangan KKO pada masa mendatang.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan perkembangan yang positif, Pemerintah Kabupaten Temanggung membuka peluang untuk menambah cabang olahraga lain sehingga semakin banyak atlet muda yang dapat memperoleh kesempatan mengikuti program pembinaan tersebut.

Bupati Agus Setyawan optimistis KKO akan menjadi momentum penting dalam membangun fondasi olahraga prestasi di Kabupaten Temanggung. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberhasilan program tersebut.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan sekolah, pelatih, orang tua, hingga masyarakat. Keberhasilan seorang atlet merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang mendampingi proses pembinaan sejak usia dini.

Program KKO juga mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa. Mereka menilai kehadiran kelas khusus ini menjadi solusi atas kekhawatiran mengenai sulitnya menyeimbangkan antara kegiatan olahraga dan pendidikan formal.

Melalui sistem pembelajaran yang lebih adaptif, siswa tetap dapat menjalani latihan olahraga secara intensif tanpa mengabaikan kewajiban akademik. Kurikulum yang diterapkan disusun untuk menyesuaikan jadwal latihan, kompetisi, serta kegiatan pembelajaran secara proporsional.

Dengan pola tersebut, siswa dapat mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Piala Soeratin dan kompetisi lainnya, tanpa kehilangan kesempatan untuk meraih prestasi akademik.

Salah seorang orang tua siswa, Yulianto, mengaku tidak ragu mendaftarkan putranya, Maheswara Fatih Juliant, setelah mengetahui pembukaan KKO. Fatih sebelumnya telah menekuni sepak bola bersama SSB Indonesia Muda Parakan dan kini menjadi bagian dari angkatan pertama KKO SMP Negeri 2 Temanggung.

Menurutnya, kehadiran sekolah yang mampu mengakomodasi bakat olahraga sekaligus pendidikan formal merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para siswa yang memiliki minat di bidang olahraga. Dia berharap putranya dapat berkembang menjadi atlet sepak bola yang berprestasi dengan bekal pendidikan yang memadai.

Yulianto juga merasa bangga karena Fatih berkesempatan mengikuti pembinaan Persitema Junior yang selama ini menjadi impian banyak pemain muda di Kabupaten Temanggung.

Selain meningkatkan kemampuan teknik olahraga, siswa KKO juga akan mendapatkan pembinaan karakter yang meliputi disiplin, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka, baik sebagai atlet maupun generasi penerus bangsa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online