Bocah Korban Penganiayaan Dirujuk ke RSUD Moewardi Solo
Bocah 3,5 tahun korban penganiayaan ayah dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo setelah alami luka serius dan trauma.
Rumah di Karanganyar terbakar diduga akibat anak berusia delapan tahun bermain korek api. Damkar Sragen membantu pemadaman selama sekitar 30 menit. /Espos.
Harianjogja.com, SRAGEN—Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen membantu memadamkan kebakaran rumah di Desa Kedungjeruk, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Selasa (28/7/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu seorang anak berusia delapan tahun yang bermain korek api di dalam rumah.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan pihaknya mengerahkan satu unit mobil pemadam beserta lima personel untuk membantu penanganan kebakaran bersama tim Damkar Kabupaten Karanganyar.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.42 WIB. Tim Damkar Sragen tiba di lokasi pada pukul 12.00 WIB dan bergabung dengan tiga unit mobil pemadam milik Damkar Kabupaten Karanganyar.
"Api berhasil dikondisikan sekitar pukul 12.30 WIB," ujar Tommy.
Api Diduga Berasal dari Korek Api
Rumah yang terbakar diketahui milik Tanem, 60, warga Dukuh Jatimulyo RT 002/RW 019, Desa Kedungjeruk, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.
Menurut Tommy, saat kejadian Tanem sedang menjemput cucunya di sekolah. Sementara itu, seorang cucu laki-lakinya yang berusia delapan tahun berada sendirian di rumah.
Diduga, anak tersebut bermain korek api hingga percikan api menyambar taplak meja dan kemudian merembet ke gorden jendela. Kobaran api selanjutnya dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan beserta isinya.
“Awalnya Tanem sedang menjemput cucu ke sekolah. Saat itu, salah satu cucu laki-lakinya tinggal di rumah. Diduga cucu laki-lakinya ini sedang bermain korek api dan api tiba-tiba menyambar taplak meja lalu merembet membakar gorden jendela. Dalam waktu singkat, api langsung membesar dan membakar isi rumah. Sebanyak tiga per empat rumah korban hangus terbakar,” jelas Tommy.
Emas 100 Gram Berhasil Diselamatkan
Tommy menjelaskan nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Meski demikian, hampir seluruh perabot rumah tangga dilaporkan hangus terbakar.
Barang-barang yang terbakar meliputi kursi tamu, lima karung gabah, berbagai perabot rumah tangga, hingga bagian atap rumah.
Di tengah besarnya kerusakan tersebut, masih ada satu barang berharga yang berhasil diselamatkan.
"Korban beruntung emas 100 gram berhasil diselamatkan karena disimpan di dalam botol," ujar Tommy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.