Keracunan MBG Sidoarjo, 512 Santri Terdampak, BGN Gelar Investigasi
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
Warga berdatangan ke Kampung Randusari, Mojosongo, Jebres, Solo, untuk menonton situasi TPA Putri Cempo yang terbakar pada Rabu (2/9/2026). Foto diambil Kamis (3/9/2026) pagi. Solopos/Wahyu Prakoso
Harianjogja.com, SOLO—Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Kota Solo, yang terjadi sejak Rabu (2/9/2026) petang masih dalam proses pendinginan pada Kamis (3/9/2026) pagi. Di tengah aktivitas petugas memadamkan api, puluhan warga justru berdatangan untuk melihat kondisi TPA dari Kampung Randusari, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo.
Warga yang datang dapat menyaksikan aktivitas pemadaman hingga kondisi gunungan sampah yang terbakar dari tepi kampung. Mereka tidak terkena asap meski jaraknya tergolong dekat dengan titik api karena angin mengarah menjauh dari lokasi tersebut.
Berdasar pantauan, pinggiran Kampung Randusari terasa panas. Sementara itu, asap kebakaran tidak sampai ke permukiman warga terdekat.
Salah satu warga asal Singosaren, Serengan, Solo, Supriyatmani Jumadi atau Nanik, 65, mengaku datang bersama suaminya pada Rabu malam dan Kamis pagi. Kedatangannya sekaligus untuk memastikan rumah anaknya yang sedang kosong di Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, dalam kondisi aman.
Nanik mengatakan asap sempat masuk ke area perumahan anaknya pada Rabu malam. Namun, pada Kamis pagi, perumahan tersebut tidak lagi terkena asap kebakaran.
“Wilayah Randusari ini juga tidak kena asap jadi aman,” kata dia kepada Espos.
Warga Randusari lainnya, Sugino, 77, juga menyaksikan kebakaran sejak Rabu hingga Kamis di tepi kampung setempat. Menurut dia, kebakaran kali ini tergolong besar dibanding kejadian sebelumnya, meski kondisi kampung tetap aman.
Api Kembali Menyala di Blok D
Petugas damkar gabungan, relawan, serta TNI/Polri masih melakukan pemadaman dan pendinginan area TPA Putri Cempo pada Kamis pagi. Api yang sebelumnya sempat padam di Blok D kembali menyala.
Pantauan Espos menunjukkan api masih menyala di Blok D. Area yang terbakar meliputi Blok C, B, dan D, meski asap tidak sampai ke Kampung Randusari.
Angin di lokasi mengarah ke utara. Petugas gabungan pun terus melakukan pemadaman terhadap api yang kembali muncul, sementara area yang sudah tidak memiliki titik api dilakukan pendinginan.
Aktivitas pembuangan sampah ke TPA Putri Cempo juga dihentikan sementara sambil menunggu perkembangan situasi.
Pembuangan Sampah Dihentikan
Kepala Seksi (Kasi) Darurat Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Edhi Soekono, mengatakan semula aktivitas pembuangan sampah dihentikan sementara sampai pukul 10.00 WIB.
Namun, munculnya kembali api di area open dumping membuat penghentian diperpanjang untuk Kamis. Langkah tersebut dilakukan agar armada pemadam kebakaran dapat masuk ke area TPA dengan lancar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Herwin Tri Nugroho Adi, mengatakan masih terdapat sejumlah titik api kecil di blok-blok yang terbakar.
"Titik api kecil, api besar sudah tidak ada, tim damkar siaga di semua lokasi karena asap masih cukup tebal dan agak mengganggu pandangan. Kondisi angin di lokasi relatif kecil, kami harap tidak membesar karena kemarin salah satu faktor luasan area terbakar karena tadi malam anginnya sangat besar," kata Herwin.
Herwin menjelaskan area yang terbakar berada di zona B, C, dan D. Namun, tidak seluruh bagian zona tersebut terbakar karena api hanya berada di lokasi-lokasi tertentu.
"Dari tim gabungan, Damkar Soloraya, relawan, TNI/Polri juga melakukan pemadaman terus. Di area yang sudah tidak ada titik api dilakukan pendinginan, asap cukup tebal," tambahnya.
Warga Sisi Utara Diimbau Pakai Masker
Arah angin menjadi perhatian dalam penanganan dampak asap kebakaran TPA Putri Cempo. Herwin mengimbau warga yang berada di sisi utara untuk menggunakan masker karena angin mengarah ke wilayah tersebut.
Untuk mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan, petugas Puskems Sibela telah disiagakan di area utara. Petugas tersebut memberikan pelayanan kesehatan dan penanganan dampak asap kebakaran TPA Putri Cempo kepada warga.
Herwin juga mengatakan pihaknya telah menyampaikan kepada para lurah agar menahan pengiriman sampah menuju TPA Putri Cempo untuk sementara. Pengiriman akan dilakukan kembali setelah situasi dipastikan aman.
Dengan masih adanya titik api kecil dan asap yang cukup tebal, petugas gabungan dari Damkar Soloraya, relawan, TNI/Polri tetap melakukan pemadaman serta pendinginan di area yang terdampak kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan kawasan timur dan selatan untuk memperkuat investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
KPK mengawal perbaikan tata kelola ASDP setelah penanganan perkara dugaan korupsi, termasuk tiga area yang dinilai berisiko.
Inflasi Kota Jogja Agustus 2026 mencapai 0,24% secara mtm. Kenaikan harga daging ayam ras menjadi salah satu pemicu utama.
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo masih dalam pendinginan. Api kembali muncul di Blok D, sementara warga berdatangan menonton.
Sebanyak 14 film Indonesia terbaru tayang sepanjang September 2026. Simak jadwal lengkap, sinopsis, dan daftar film horor, drama, hingga fiksi ilmiah yang meram