Erupsi Anak Krakatau Batalkan 5 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf. /Istimewa.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menjatuhkan sanksi pembinaan kepada dua pendaki yang viral setelah menaiki Tugu Triangulasi di puncak Gunung Merbabu. Kedua pendaki tersebut telah diidentifikasi, dipanggil untuk menjalani pemeriksaan, mengakui perbuatannya, serta diwajibkan membuat video permintaan maaf yang dipublikasikan melalui akun media sosial masing-masing.
Kasus tersebut mencuat setelah video aksi kedua pendaki beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik. Salah satu unggahan yang banyak diperbincangkan berasal dari akun Instagram @pesona_gunung19. Hingga Kamis (30/7/2026) pukul 14.30 WIB, unggahan tersebut telah mengumpulkan sekitar 10.500 tanda suka, 686 komentar, 324 kali dibagikan ulang (repost), dan 1.575 kali dibagikan.
BTNGMb Identifikasi dan Periksa Pendaki
Kepala Subbagian Tata Usaha BTNGMb, Nurpana Sulaksono, mengatakan petugas Resor Selo berhasil mengidentifikasi dua pendaki yang terekam menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu. Keduanya kemudian dimintai keterangan pada Rabu (29/7/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, kedua pendaki bersikap kooperatif dan mengakui telah melakukan tindakan menaiki tugu yang berada di kawasan konservasi tersebut.
"Keduanya juga telah menyatakan menyesali perbuatannya, menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP), serta surat pernyataan di atas materai," kata Nurpana kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).
Wajib Unggah Video Permintaan Maaf
Sebagai bagian dari sanksi pembinaan, BTNGMb mewajibkan kedua pendaki membuat video permintaan maaf secara terbuka dan mengunggahnya melalui akun media sosial masing-masing.
Selain itu, mereka juga diminta menghapus seluruh dokumentasi yang memuat pelanggaran tersebut. Keduanya turut menyatakan kesediaan menerima sanksi yang lebih berat apabila mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.
Tugu Triangulasi Harus Dijaga
Nurpana menegaskan Tugu Triangulasi merupakan salah satu fasilitas yang berada di kawasan konservasi sehingga keberadaannya harus dijaga oleh seluruh pengunjung.
Ia mengingatkan bahwa setiap pendaki memiliki kewajiban menghormati fasilitas yang tersedia serta mematuhi seluruh aturan selama berada di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.
"Pendakian bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap alam dan fasilitas yang ada," ujarnya.
Imbau Pendaki Tidak Mengejar Konten Berisiko
BTNGMb juga mengingatkan para pendaki agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi merusak fasilitas maupun membahayakan keselamatan diri hanya demi memperoleh konten di media sosial.
Di sisi lain, Nurpana menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melaporkan dugaan pelanggaran di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Menurutnya, keterlibatan publik memiliki peran penting dalam mendukung pengawasan sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.
"Pelestarian Taman Nasional Gunung Merbabu merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pendaki diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan dengan berperilaku bijak, bertanggung jawab, dan menghormati aturan yang berlaku," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Basarnas mengungkap dugaan penyebab Kapal Virgo Transport 8 terbalik setelah dihantam gelombang di lambung kanan saat melintas di Laut Jawa.
Jadwal KSPN Jogja 14 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.