Jadwal Lokasi SIM Kota Jogja Senin 31 Agustus 2026
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 31 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan kesiapan anak masuk SD bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung. /Istimewa.
Harianjogja.com, MAGELANG— Kesiapan anak memasuki Sekolah Dasar (SD) tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan kemampuan berinteraksi, berkomunikasi, mengelola emosi, hingga menyelesaikan masalah sederhana juga menjadi bagian penting dalam masa transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke SD.
Penegasan tersebut disampaikan Damar dalam Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang digelar di Gedung Wanita, Selasa (1/9/2026). Penguatan masa transisi itu menjadi bagian dari kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun.
Menurut Damar, perpindahan anak dari PAUD menuju SD tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai pergantian jenjang pendidikan. Masa tersebut merupakan proses berkelanjutan yang perlu dipersiapkan sejak usia dini.
"Anak juga perlu siap berinteraksi dengan lingkungan baru, mampu berkomunikasi dan bekerja sama, mengelola emosi, menyelesaikan masalah sederhana," kata Damar.
Kesiapan Akademik Bukan Satu-Satunya Ukuran
Damar menilai kemampuan akademik memang menjadi bagian dari proses pendidikan, tetapi bukan satu-satunya ukuran kesiapan anak memasuki SD. Rasa aman dan nyaman selama mengikuti pembelajaran juga memiliki kedudukan yang sama penting.
Karena itu, satu tahun pendidikan di jenjang PAUD tidak boleh dipandang hanya sebagai tambahan waktu sebelum anak masuk SD. Pendidikan tersebut menjadi bekal dasar agar anak dapat melanjutkan proses pembelajaran ke jenjang berikutnya.
Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan upaya memastikan proses transisi berlangsung menyenangkan bagi anak. Lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan inklusif diharapkan dapat mendukung anak ketika menghadapi perubahan dari PAUD ke SD.
Guru PAUD dan SD Diminta Bersinergi
Damar juga menekankan pentingnya sinergi antarrjenjang pendidikan. Proses belajar anak perlu berjalan berkesinambungan sejak PAUD hingga pendidikan menengah sesuai dengan kerangka kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun.
Untuk mendukung kesinambungan tersebut, guru PAUD dan guru SD diminta membangun komunikasi. Koordinasi diperlukan agar pendidik dapat memahami perkembangan anak sekaligus menyiapkan proses transisi yang sesuai.
Orang tua juga diminta dilibatkan dalam proses tersebut. Dengan keterlibatan keluarga, proses perpindahan anak dari PAUD ke SD diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan.
Sosialisasi Libatkan Guru hingga Orang Tua
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho menjelaskan sosialisasi transisi PAUD ke SD diikuti berbagai unsur pendidikan.
Peserta kegiatan terdiri atas pengawas pendidikan, kepala sekolah dan guru PAUD/TK, guru SD kelas satu dan dua, organisasi mitra pendidikan, serta perwakilan orang tua.
"Kegiatan ini untuk menyatukan pemahaman bersama antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat terhadap pentingnya satu tahun PAUD sebelum anak memasuki SD," jelasnya.
Penyamaan pemahaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun proses transisi yang menyenangkan bagi anak. Pemerintah Kota Magelang juga mendorong agar lingkungan pendidikan yang tercipta aman, ramah, dan inklusif.
Kota Magelang Punya 125 PAUD dan 60 TK
Untuk mendukung layanan pendidikan anak usia dini, Kota Magelang memiliki 125 PAUD dan 60 sekolah TK. Data tersebut menjadi bagian dari informasi dalam pelaksanaan Sosialisasi Transisi PAUD ke SD.
Melalui penguatan komunikasi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat, masa transisi diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan. Anak pun tidak hanya dipersiapkan dari sisi akademik, tetapi juga dari kemampuan sosial, komunikasi, pengelolaan emosi, dan kenyamanan dalam belajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 31 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Pieter Huistra absen latihan PSS Sleman karena menghadiri rapat PSSI di Jakarta. Demerson memimpin latihan jelang laga kontra Bali United.
Mentan Amran Sulaiman memecat 13 pejabat Kementan karena terlibat judi online dan pelanggaran disiplin setelah peringatan diabaikan.
UU PDP mengatur denda administratif hingga 2% pendapatan tahunan perusahaan. Simak jenis sanksi dan mekanisme pengaduannya.
Muka air Waduk Sermo Kulonprogo turun hingga 132,2 mdpl. Meski debit sungai 0 m3 per detik, cadangan air masih aman.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan kesiapan anak masuk SD bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung.