Bahlil Sebut Pidato Saja Tak Cukup untuk Gaet Generasi Z
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
Pimpinan Bulog Cabang Magelang Ihsan Sura Adilaga memantau penyaluran bantuan sosial di salah satu desa di Kabupaten Magelang. ANTARA/HO - Bulog Magelang\r\n
Harianjogja.com, MAGELANG—Perum Bulog Cabang Magelang menyalurkan 21.884,5 ton beras bantuan sosial (bansos) pangan kepada 729.485 penerima bantuan pangan (PBP). Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk Juli, Agustus, dan September 2026 yang disalurkan sekaligus.
Pimpinan Bulog Cabang Magelang Ihsan Sura Adilaga mengatakan setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan. Penyaluran bansos tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah kerja Bulog Cabang Magelang.
"Jumlah penerima bantuan pada periode kali ini mengalami penurunan sebanyak 25.424 PBP dibandingkan realisasi penyaluran pada alokasi bulan Februari dan Maret 2026 kemarin yang mencapai 754.909 PBP," katanya di Magelang, Jumat (4/9/2026).
Penerima Bansos Beras di Lima Wilayah
Penurunan jumlah penerima terjadi di seluruh wilayah yang masuk dalam cakupan Bulog Cabang Magelang. Kabupaten Temanggung tercatat memiliki 104.288 PBP, turun dari sebelumnya 107.255 PBP.
Di Kota Magelang, jumlah penerima sebanyak 5.967 PBP, turun dari sebelumnya 12.343 PBP. Sementara itu, Kabupaten Magelang tercatat sebanyak 175.796 PBP, dari sebelumnya 180.325 PBP.
Untuk Kabupaten Purworejo, jumlah penerima bansos beras mencapai 103.950 PBP, turun dari sebelumnya 108.587 PBP. Adapun Kabupaten Kebumen sebanyak 212.290 PBP, turun dari sebelumnya 217.044 PBP.
Ihsan menjelaskan jumlah penerima pada periode kali ini mengikuti data yang telah ditetapkan pemerintah. Penyaluran kemudian dilakukan berdasarkan daftar penerima yang telah ditentukan.
"Penetapan jumlah penerima bantuan tersebut mengikuti data penerima yang telah ditetapkan pemerintah. Penyaluran dilakukan sesuai daftar penerima yang telah ditentukan, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran program," katanya.
Bansos Beras untuk Ketahanan Pangan
Penyaluran beras sebanyak 21.884,5 ton tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Bantuan juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.
Ihsan berharap bantuan beras tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Selain membantu kebutuhan rumah tangga, penyaluran bansos beras menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan. Program tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga beras di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
Lahan kritis di DIY mencapai 70.518 hektare. Gus Hilmy menyoroti alih fungsi hutan, ancaman habitat satwa, dan pentingnya prosedur perizinan.
DPRD DIY berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi mahasiswa dalam aksi 20 Oktober 2026 yang membawa tujuh tuntutan evaluasi pemerintahan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Pakar UMY Filosa Gita Sukmono menjelaskan tantangan komunikasi Prabowo-Gibran dan pentingnya keselarasan kebijakan dengan pengalaman masyarakat.