8 Pelaku BBM Ilegal di Jambi Ditangkap, 22,8 Ton Disita
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menyambut kedatangan Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau yang mendampingi kafilah MTQ Nasional XXXI, di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Kamis (10/9/2026). (Antara/HO-Pemprov Jateng)
Harianjogja.com, SEMARANG—Kafilah dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan ke Kota Semarang, Jawa Tengah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI yang berlangsung 11-20 September 2026. Hingga Kamis (10/9), sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi telah tiba di Jawa Tengah.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan kedatangan para peserta dan ofisial tersebut telah diterima oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia menyampaikan hal itu saat menyambut Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau yang mendampingi kafilah di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Kamis malam.
"Alhamdulillah, hari ini kita sudah menerima sebanyak 847 peserta dan ofisial yang masuk ke Jawa Tengah," kata Taj Yasin di Semarang, Kamis malam.
Kafilah Papua Barat Daya telah tiba lebih dahulu, sedangkan gubernur, ketua DPR, dan sekretaris daerah provinsi tersebut dijadwalkan menyusul pada Jumat (11/9). Untuk mendukung pelaksanaan MTQ Nasional XXXI, sebanyak 13 arena juga telah disiapkan untuk perlombaan dan kegiatan pendukung.
Penyambutan Kafilah Papua Barat Daya
Suasana penyambutan di Stasiun Tawang berlangsung hangat. Setelah tiba, Taj Yasin dan Ahmad duduk berdampingan di ruang VIP stasiun.
Percakapan keduanya berlangsung cair dengan menggunakan bahasa Indonesia, Jawa, hingga Arab secara bergantian. Suasana tersebut sesekali diselingi senyum dan tawa.
Kedekatan keduanya semakin terbangun ketika Ahmad menceritakan dirinya pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar, Mesir. Ia juga memiliki ikatan personal dengan Jawa Tengah karena istrinya, Ida Priyanti Nausrau, berasal dari Kabupaten Cilacap, Jateng.
Dalam bahasa Jawa, Ahmad menyebut kedatangannya kali ini tidak hanya untuk mendampingi kafilah Papua Barat Daya dalam MTQ Nasional. Ia juga menganggap kedatangannya ke Jawa Tengah seperti pulang kampung.
"Kula niki mulih. Lha bojoku wong Jawi, Cilacap. Sing jelas, iki boten melu MTQ mawon, tapi sekaligus mulih," ujarnya.
Ahmad mengaku terharu karena disambut langsung oleh Wagub Jateng bersama jajaran Pemprov. Terlebih, Taj Yasin juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Jateng.
"Penyambutannya luar biasa. Saya sangat terharu dan senang. Tadi saya kira datang biasa-biasa saja, ternyata Pak Wagub langsung bersama para pejabat menjemput," katanya.
MTQ Nasional Jadi Momentum Pererat Kebersamaan
Menurut Ahmad, MTQ Nasional tidak semata-mata menjadi arena perlombaan. Ajang tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan kebersamaan antardaerah.
"Bagi kami, yang penting adalah partisipasi. Soal menang atau kalah itu urusan nanti. Yang utama adalah bagaimana nilai-nilai Al Quran dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sosial masyarakat," katanya.
Selain mengikuti MTQ Nasional XXXI, Papua Barat Daya juga akan mempelajari penyelenggaraan kegiatan tersebut di Jateng. Hasil pembelajaran itu akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah MTQ Nasional pada masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.
Lima penerima bantuan RTLH Sleman mengundurkan diri sehingga Rp68 juta anggaran tidak terserap. Sebanyak 461 unit rumah tetap direhabilitasi.
Polri menangkap Erick Soedjasa, buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam jabatan PT Asli RI, di Bandara Juanda.
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Rudal Iran disebut makin canggih dengan teknologi pencari target. Kemampuan ini meningkatkan ancaman terhadap kapal perang AS di Selat Hormuz.