Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas 10 Hektare

Newswire
Newswire Kamis, 01 Oktober 2026 20:57 WIB
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas 10 Hektare

Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific

Harianjogja.com, SEMARANG— Kebakaran lahan melanda kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan area terdampak diperkirakan mencapai 10 hektare. Hingga Kamis, api belum sepenuhnya padam dan tim gabungan masih melakukan pemadaman serta pendinginan secara intensif.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Rabu (30/9) pukul 18.04 WIB. Penanganan terus dilakukan untuk mencegah api merambat dan meluas ke area lainnya.

"Api masih belum sepenuhnya padam, namun titik api dilaporkan cenderung berkurang dan penanganan terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas," kata dia di Jakarta, Kamis.

11 Truk Pemadam Dikerahkan

Operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Tim yang terlibat terdiri atas BPBD Provinsi Jateng, BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, Damkar Kota Semarang, TNI-Polri, PMI, hingga komunitas relawan.

Untuk mempercepat penanganan, berbagai armada dan alat berat dikerahkan ke lokasi. Sedikitnya terdapat 11 unit truk pemadam kebakaran serta belasan armada truk tangki air yang digunakan dalam operasi.

Penanganan tumpukan sampah yang terbakar juga dibantu alat berat dari Dinas Lingkungan Hidup. Peralatan yang dikerahkan meliputi satu unit excavator, loader, dan dozer untuk membantu memutus perambatan api.

Meski penanganan terus dilakukan, petugas masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Titik api tersembunyi yang sulit dijangkau, akses jalan yang sempit, serta potensi tiupan angin menjadi tantangan dalam operasi pemadaman.

Tidak Ada Korban Jiwa

Berton menyebut penyebab pasti munculnya titik api di kawasan TPA Jatibarang masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang.

Sementara itu, berdasarkan laporan BPBD Provinsi Jawa Tengah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

BNPB memastikan operasi pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mengendalikan titik api. Kondisi api yang masih belum sepenuhnya padam membuat upaya pencegahan perambatan tetap menjadi perhatian tim gabungan.

"BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya selama kondisi cuaca kering, dengan tidak melakukan pembakaran terbuka dan segera melapor jika menemukan titik api," tegas Berton.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online