Wajib Halal 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus
BPJPH memastikan wajib halal berlaku 18 Oktober 2026 dan menyiapkan aturan khusus bagi UMK serta produk impor.
Beras SPHP. - Antara
Harianjogja.com, MAGELANG—Penyaluran jagung melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Perum Bulog Kantor Cabang Magelang, Jawa Tengah, telah mencapai 92,34% dari total pagu yang ditetapkan. Program ini ditujukan untuk membantu peternak ayam memperoleh bahan baku pakan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga jagung di pasaran.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Magelang, Ihsan Sura Adilaga, mengatakan realisasi penyaluran jagung SPHP mencapai 10.646.950 kilogram dari total pagu sebanyak 11.529.900 kilogram.
Dengan capaian tersebut, penyaluran jagung SPHP di wilayah kerja Bulog Magelang telah mendekati seluruh alokasi yang ditetapkan. Jagung tersebut disalurkan dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp5.000 per kilogram.
"Jagung tersebut kita salurkan dengan harga sesuai ketetapan pemerintah, yakni Rp5.000 per kilogram," katanya di Magelang, Sabtu.
Jangkau 548 Peternak
Ihsan mengatakan penyaluran jagung dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu peternak menghadapi gejolak harga bahan baku pakan. Dengan demikian, biaya produksi dapat lebih terkendali dan keberlangsungan usaha peternakan tetap terjaga.
Hingga saat ini, program SPHP Jagung telah menjangkau 548 peternak di wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Magelang. Cakupan wilayah penyaluran tersebut meliputi Kabupaten Temanggung, Wonosobo, dan Magelang.
Ketersediaan jagung dengan harga sesuai ketetapan pemerintah diharapkan dapat membantu peternak memenuhi kebutuhan bahan baku pakan. Langkah tersebut juga ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.
"Bulog Magelang berharap program ini dapat mendukung ketersediaan bahan baku pakan bagi peternak, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat," katanya.
Program SPHP Jagung menjadi salah satu upaya untuk membantu peternak memperoleh bahan baku pakan dengan harga terjangkau. Melalui penyaluran tersebut, Bulog Magelang berharap kebutuhan jagung untuk usaha peternakan dapat terpenuhi dan biaya produksi peternak lebih terkendali.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) adalah program pemerintah yang disalurkan melalui Perum Bulog guna menjaga ketersediaan pangan serta mengendalikan lonjakan harga beras di pasaran. Dijual dalam kemasan praktis ukuran lima kilogram, beras berkualitas medium ini dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau dan berada di bawah harga pasaran umum.
Melalui kerja sama distribusi di pasar tradisional maupun ritel modern, program ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses pangan yang layak sekaligus meredam laju inflasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJPH memastikan wajib halal berlaku 18 Oktober 2026 dan menyiapkan aturan khusus bagi UMK serta produk impor.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi memperkuat budaya ilmiah dan menghasilkan riset serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Roblox membagikan lima kiat menjaga kesehatan mental dan keamanan anak di ruang digital, mulai dari mengatasi perundungan hingga menjaga privasi.
Menkomdigi Meutya Hafid mengajak orang tua dan guru mendampingi anak membangun kebiasaan digital sehat serta memahami risiko ruang digital.
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Bulog Magelang telah menyalurkan 10.646 ton jagung SPHP atau 92,34% dari pagu untuk membantu 548 peternak ayam.