Stok Beras Bulog Semarang 81.600 Ton, Aman hingga 5 Bulan

Newswire
Newswire Jum'at, 30 Oktober 2026 17:57 WIB
Stok Beras Bulog Semarang 81.600 Ton, Aman hingga 5 Bulan

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Semarang Yudha Ajipribawa (kiri) menunjukan stok beras di Gudang Tambakaji, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026)./Antara-Harianto\r\n

Harianjogja.com, SEMARANG—Perum Bulog Kantor Cabang Semarang memastikan ketersediaan beras sebanyak 81.600 ton mencukupi untuk menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya selama empat hingga lima bulan ke depan.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Semarang, Yudha Ajipribawa, mengatakan persediaan beras saat ini tersebar di sejumlah gudang. Penyimpanan didukung fasilitas milik Bulog serta gudang mitra yang bekerja sama dengan perusahaan.

"Jadi ketahanan stok beras di Kancab (Kantor Cabang) Semarang sendiri, Kantor Cabang Semarang ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat kurang lebih empat sampai lima bulan ke depan," kata Yudha di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026).

Sebanyak 6.300 Ton Beras Tersimpan di Gudang Tambakaji

Dari total persediaan tersebut, sekitar 6.300 ton berada di Gudang Tambakaji. Stok itu merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah, termasuk beras untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Yudha menjelaskan CBP dimanfaatkan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Penyalurannya mencakup bantuan pangan, stabilisasi pasokan serta harga pangan, hingga persediaan untuk menghadapi kondisi tertentu.

“CBP kita digunakan untuk bantuan pangan, stabilisasi harga dan pasokan, kemudian ada juga cadangan untuk bencana alam,” ujar Yudha.

Menurut dia, ketahanan stok saat ini diproyeksikan dapat mencukupi kebutuhan hingga empat atau lima bulan sebelum memasuki masa panen berikutnya pada 2027.

Perhitungan tersebut turut memperhitungkan kebutuhan penyaluran rutin, termasuk program bantuan pangan. Dalam tiga bulan terakhir, penyaluran untuk program tersebut mencapai sekitar 20.000 hingga 22.000 ton setiap bulan.

Kapasitas Gudang Bulog Semarang Capai 105.000 Ton

Untuk mendukung pengelolaan cadangan beras, Bulog Semarang memiliki delapan kompleks pergudangan di wilayah kerjanya. Seluruh fasilitas tersebut mempunyai kapasitas penyimpanan sekitar 105.000 ton.

Selain mengandalkan gudang milik sendiri, Bulog juga memanfaatkan fasilitas penyimpanan yang dikelola pihak swasta melalui skema kerja sama. Langkah ini dilakukan agar kapasitas penyimpanan tetap memadai, terutama menjelang musim panen raya.

Bulog Semarang juga terus mengelola persediaan melalui pengaturan pergudangan dan penyaluran berbagai program pemerintah. Persiapan penyerapan hasil panen berikutnya turut dilakukan untuk memperkuat ketersediaan beras dan ketahanan pangan di daerah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online