Ampela Ayam Kaya Protein, tetapi Kolesterolnya Tembus 370 Mg
Ampela ayam mengandung 30,4 gram protein per 100 gram, tetapi kolesterolnya mencapai 370 mg. Simak saran ahli gizi untuk konsumsinya.
Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific
Harianjogja.com, KARANGANYAR— Pemadaman kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih menghadapi kendala medan yang sulit dijangkau dan keterbatasan peralatan. Sebanyak 244 personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan mengatakan personel dari Polri, TNI, relawan, dan instansi terkait terus berupaya memadamkan kebakaran. Namun, kondisi lapangan membuat penanganan masih mengandalkan peralatan konvensional.
Saat meninjau perkembangan penanganan kebakaran pada Sabtu, Roy menyampaikan bahwa dukungan tambahan sedang diupayakan agar pemadaman bisa menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat.
Helikopter Penerbad Diupayakan untuk Water Bombing
Salah satu langkah yang ditempuh ialah mengupayakan bantuan helikopter dari Penerbad. Helikopter tersebut diharapkan dapat membantu pemadaman menggunakan metode water bombing atau pengeboman air dari udara.
Dukungan itu dinilai diperlukan karena peralatan yang tersedia di lokasi belum memadai untuk menjangkau seluruh titik kebakaran. Sementara itu, kondisi medan yang berat turut membatasi ruang gerak personel dalam melakukan pemadaman secara langsung.
Selain mengupayakan helikopter, pihak kepolisian juga membahas kemungkinan modifikasi cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Opsi tersebut dipertimbangkan untuk membantu penanganan kebakaran di tengah kemarau panjang dan angin kencang. Meski demikian, pelaksanaannya masih bergantung pada hasil penilaian BMKG.
“Angin cukup besar, antara lain disampaikan kita akan melakukan modifikasi cuaca. Tapi sangat tergantung dengan hasil penilaian dari teman-teman BMKG untuk membuat status modifikasi cuaca itu,” kata Roy.
Penyebab Kebakaran Lereng Lawu Masih Didalami
Di sisi lain, penyebab kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu belum dapat dipastikan. Roy menyebut kelalaian manusia sebagai salah satu kemungkinan yang masih perlu ditelusuri.
Ia menegaskan dugaan tersebut belum bisa menjadi kesimpulan karena pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) belum dilakukan.
Dengan demikian, penyebab kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk sementara, Ia mengungkapkan, upaya penanganan akan berfokus pada pemadaman api dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ampela ayam mengandung 30,4 gram protein per 100 gram, tetapi kolesterolnya mencapai 370 mg. Simak saran ahli gizi untuk konsumsinya.
Kopi jumbo 1,5 liter viral di Korea Selatan. Selain tampil unik di media sosial, minuman ini dinilai lebih hemat di tengah inflasi.
Jogja Bay menghadirkan Bay Culture Show bertema Ramayana di Kolam Ombak. Simak jadwal pertunjukan Oktober 2026 dan harga tiket mulai Rp90.000.
OJK DIY mencatat lebih dari 12.000 laporan penipuan digital hingga September 2026 dengan potensi kerugian melampaui Rp100 miliar.
Guru Besar UKI Angel Damayanti mengingatkan potensi penyalahgunaan gim online untuk propaganda ekstremisme dan mendorong penguatan literasi digital.
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.