Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Tim Damkar Satpol PP Sragen menangkap ular piton sepanjang empat meter di Dukuh Grasak RT 035, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen, Kamis (2/10/2025) malam. (Istimewa/Samehung)
Harianjogja.com, SRAGEN—Seekor ular piton sepanjang empat meter bersembunyi di gorong-gorong depan rumah warga Dukuh Grasak RT 035, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen.
Mendapat laporan adanya ular piton, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen mengevakuasi pada Kamis (2/10/2025) pukul 21.00 WIB.
Ular piton tersebut membuat resah warga sekitar sehingga mereka meminta bantuan Tim Damkar Satpol PP Sragen untuk menangkapnya. Evakuasi ular piton tersebut dilakukan tiga orang petugas Tim Damkar. Proses evakuasi membutuhkan waktu satu jam karena lokasinya yang sulit.
Transaksi Kian Mudah, Bayar QRIS Bisa Pakai Kartu Kredit BRI di Super Apps BRImo
Gorong-gorong itu terbuat dari bus beton dengan diameter 30 cm. Ular diketahui warga melingkar di dalam gorong-gorong tersebut. Komandan Regu I Damkar Satpol PP Sragen, Sunarto, mengungkapkan teknis evakuasi itu awalnya dilakukan dengan memancing ular keluar menggunakan burung dara.
Tetapi teknik tersebut tidak berhasil. Sunarto melanjutkan tim Damkar membongkar salah satu gorong-gorong itu. Kemudian Tim Damkar memancing ular itu menggunakan bahan bakar minyak (BBM) pertalite sebanyak satu liter. Bau pertalite itu tidak disukai ular sehingga ular bisa keluar dari gorong-gorong.
"Saat keluar itu, ular ditangkap. Ternyata panjang ular itu mencapai empat meter. Proses evakuasi juga cukup sulit sehingga memakan waktu satu jam. Ular ini membahayakan anak-anak. Walaupun tidak berbisa, lilitan ular itu sangat kuat dan mematikan," ujarnya.
Ular itu diketahui kali pertama seorang warga bernama Malik Adam, 36, warga setempat saat pulang dari bepergian. Saat mengendarai motor dan berhenti di depan rumah, Malik melihat kepala ular itu keluar dari bak kontrol dengan jaring besi. Karena kaget dan khawatir ular itu masuk rumah, Malik langsung menghubungi Tim Damkar Satpol PP Sragen untuk meminta bantuan evakuasi ular itu.
"Saya pulang dari main itu sekitar pukul 22.00 WIB. Tiba-tiba melihat ada ular muncul di selokan pembuangan air dan telihat kepala hingga leher. Ular itu membuat resah warga. Kalau malam-malam menjadi kepikiran kalau ular itu masuk rumah bagaimana," ujar dia. Malik tidak mengetahui asal ular itu. Dia menduga ular itu dari sungai masuk ke permukiman lewat saluran pembuangan air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.