Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, MAGELANG–Polres Magelang Kota membantah telah melakukan kekerasan terhadap puluhan orang yang ditangkap pasca kerusuhan dalam demonstrasi 29 Agustus lalu. Dugaan kekerasan terungkap setelah keluarga korban melapor ke LBH Yogyakarta.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum, membenarkan adanya penangkapan beberapa orang di lokasi kejadian. “Yang mana pada saat itu beberapa orang dari mulai ada yang remaja maupun orang yang sudah dewasa ada di TKP, maksudnya adalah tempat pada saat kejadian tersebut,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).
Terkait dugaan kekerasan oleh polisi kepada orang-orang yang ditangkap, ia membantahnya. “Kalau kekerasan tidak ada ya, tidak ada. Kita semua juga memperlakukan mereka dengan baik, kita berikan makan. Semua didokumentasikan,” ungkapnya.
Kemudian soal laporan dari salah satu keluarga anak yang tertangkap atas dugaan penyiksaan di Polda Jawa Tengah, ia menyebut masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. “Kemudian ada juga visum. Sudah dilakukan proses visum, dilakukan di dua tempat. Di bhayangkara dan Tidar,” kata dia.
Laporan ini masuk ke Polda Jawa Tengah pada September lalu. Selain melapor ke Polda Jawa Tengah, keluarga korban tersebut juga ke LBH Yogyakarta, yang kemudian mendampingi sebanyak tujuh keluarga yang sama-sama anaknya ditangkap.
Pelaporan ini menurutnya juga didampingi Komnas HAM. Menurutnya pelaporan ini merupakan hak pelapor. “Ya kalau memang dilakukan, itu kan adalah hak ya, kita tidak bisa mencegah atau apapun tidak bisa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress 13 Juni 2026 dari Stasiun Tugu ke Bandara YIA. Perjalanan non-stop hanya 35-40 menit dengan tarif Rp50.000.
Layanan SIM keliling Sleman kembali hadir 13 Juni 2026. Simak jadwal bus SIM keliling, MPP Sleman, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
I.O.I akhirnya comeback setelah sembilan tahun berpisah. Simak perjalanan, tantangan reuni, dan kisah di balik lagu Suddenly.
Pemerintah mempercepat pengembangan jaringan kereta api nasional hingga 10.524 kilometer untuk memperkuat logistik dan konektivitas.