Korupsi Bea Cukai, KPK Sita Kontainer Suku Cadang Ilegal di Semarang
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
Sebuah pohon menimpa rumah akibat hujan deras dan angin kencang. - ist/BPBD Sleman
Harianjogja.com, KLATEN—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan puluhan rumah hingga kandang ternak milik warga rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Juwiring, yang merupakan sentra pertanian di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengatakan peristiwa yang terjadi Senin (21/10/2025) sore itu menerpa Juwiring dan enam kecamatan sekitarnya mulai dari Cawas, Klaten Utara, Klaten Tengah, Gantiwarno, Trucuk, dan Pedan.
“Berdasarkan data yang diterima, satu warga mengalami luka ringan, sebanyak 34 rumah rusak, puluhan kepala keluarga terdampak,” kata Abdul Muhari.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, lanjutnya, tim petugas gabungan di Kabupaten Klaten sudah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengkaji cepat dampak kerusakan hingga mempercepat upaya pemulihan-pemenuhan bantuan logistik jika diperlukan.
BNPB mengkonfirmasi kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 34 rumah rusak ringan, lima tempat usaha rusak ringan, satu fasilitas umum, satu jaringan listrik, satu kandang ternak rusak ringan, serta tiga akses jalan terdampak akibat pohon tumbang.
"Langkah antisipasi susulan dilakukan dengan memangkas pohon dan dahan yang sudah lapuk agar tidak menimbulkan potensi bahaya bagi warga,” ujarnya.
BNPB mengimbau masyarakat Klaten dan sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, yang dipengaruhi oleh sejumlah fenomena dinamika atmosfer, khususnya selama musim pancaroba dari musim kemarau ke penghujan saat ini.
Sebagaimana hasil kajian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan tahun ini akan berlangsung pada November-Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.