KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Atap salah satu rumah warga di Dukuh Gading Baru, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara rusak diterbangkan angin, Senin (20/10/2025). (Istimewa)
Harianjogja.com, KLATEN – Sejumlah rumah di Klaten, Jawa Tengah rusak pada bagian atap setelah diterjang hujan disertai angin kencang Senin (20/10/2025) sore.
Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. Data sementara BPBD Klaten hingga pukul 21.14 WIB menunjukkan dampak angin kencang terjadi di 15 desa/kelurahan di delapan kecamatan. Di Kecamatan Juwiring, tiga desa terdampak angin kencang.
Di Desa Kenaiban, tembok pabrik roboh. Di Desa Jetis dan Tanjung, atap rumah beterbangan. “Ada satu korban yang tertimpa pecahan kerpus, seorang ibu warga Dukuh Gumantar, Desa Tanjung, dan sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas Juwiring,” kata Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, saat dihubungi Espos.
Kerusakan Akibat Angin di Seluruh Kecamatan
Di Kecamatan Cawas, angin kencang merusak atap rumah dan menumbangkan pohon di Desa Gombang.
Di Kecamatan Klaten Utara, Desa Belangwetan terdampak angin kencang; atap rumah rusak dan pohon tumbang menimpa jaringan listrik.
Di Kecamatan Klaten Tengah, tiang bendera roboh di halaman kantor BPBD, menimpa mobil staf dan menimbulkan kerusakan ringan. Di Kelurahan Bareng, beberapa atap rumah rusak ringan.
Di Kecamatan Gantiwarno, tiga desa terdampak: Ngandong, Mlese, dan Kragilan. Tiga rumah mengalami kerusakan ringan, dan tiga pohon tumbang.
Di Kecamatan Karanganom, Desa Karangan, Gempol, dan Tarubasan terdampak; tiga rumah rusak ringan dan empat pohon tumbang.
Di Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, lima rumah rusak ringan dan tiga pohon tumbang. Sementara di Kecamatan Pedan, satu pohon tumbang terjadi di Desa Ngaren.
TRC BPBD masih melakukan asesmen dampak angin kencang serta penanganan awal bersama Damkar, relawan, TNI/Polri, dan warga.
Cerita Warga yang Terdampak
Di Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, rumah milik Giyono menjadi salah satu yang paling terdampak. Atap berbahan galvalum berukuran 12 meter x 4 meter terbang dan menimpa kabel listrik.
Giyono menegaskan tidak ada korban jiwa atau luka. Rumah baru ini belum ditempati. “Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB. Atap rumah lantai II sebenarnya sudah disambungkan dengan konstruksi bangunan, tetapi karena angin sangat kencang, akhirnya diterbangkan angin,” ujarnya kepada wartawan, Senin petang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.