7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Ratusan warga berkumpul untuk menyambut iring-iringan jenazah Raja Keraton Solo PB XIII di lokasi transit Loji Gandrung sebelum dibawa ke Makam Raja-raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta, Rabu (5/11/2025). (Solopos/Wahyu Prakoso)
Harianjogja.com, SOLO—Ratusan warga hingga pejabat Pemkot Solo takziah di lokasi transit jenazah Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono atau PB XIII, di Loji Gandrung Solo, Rabu (5/11/2025).
Pantauan Espos, warga dari berbagai kalangan usia hadir sejak Rabu pagi di Loji Gandrung. Mereka menunggu kedatangan jenazah di citywalk. Petugas gabungan membantu agar lalu lintas tetap lancar. Pengguna jalan harus hati-hati karena kawasan itu ramai.

(Solopos/Ahmad Kurnia Sidik)
Sementara itu, pejabat Pemkot Solo berada di Loji Gandrung menunggu kedatangan jenazah. Salah satunya Wali Kota Solo Respati Ardi. Ia mengenakan pakaian beskap hitam, jarit, dan belangkon.

(Solopos/Ahmad Kurnia Sidik)
Mobil jenazah PMS yang akan mengangkut jenazah PB XIII menuju lokasi permakaman di Imogiri, Yogyakarta, juga sudah siap di halaman Loji Gandrung Solo sekitar pukul 09.30 WIB.
Respati menjelaskan Pemkot memberikan fasilitas dan mengerahkan petugas dibantu TNI/Polri untuk mengantarkan jenazah Raja Solo PB XIII menuju permakaman. "Petugas gabungan menjaga kondusivitas supaya prosesnya berjalan dengan baik," ujar dia.

(Solopos/Wahyu Prakoso)
Respati mengatakan Pemkot Solo juga menyiapkan lima bus besar dan aramda lain untuk mengantarkan keluarga Keraton Solo menuju Imogiri, Yogyakarta. "Ini kami serahkan ke keluarga, seluruh aparat pemerintah dan warga serta pelajar kota takziah," papar dia. Respati mengaku tak ikut ke Imogiri karena harus bertugas di Kota Solo.
Sebelumnya diberitakan, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo, Paku Buwono (PB) XIII, yang wafat pada Minggu (2/11/2025), dimakamkan pada Rabu (5/11/2025).
Pantauan Espos di kompleks Keraton Solo, jenazah Raja yang berkuasa selama 21 tahun itu diberangkatkan pukul 09.00 WIB melintasi Magangan. Sebelumnya, pada pukul 08.30 WIB, putra mahkota KGPAA Hamangkunegara memberikan kata sambutan perpisahan kepada ayahandanya.

(Solopos/Wahyu Prakoso)
Setelah itu diikuti tradisi brobosan di mana putra-putri dan keturunan PB XIII melintas di bawah peti jenazah PB XIII yang diangkat beberapa abdi dalem. Peti itu kemudian dikeluarkan dari Sasana Parasdya, tempat jenazah PB XIII disemayamkan sejak Minggu malam.
Iringan abdi dalem membawa peti jenazah melintasi Pendapa Agung kemudian masuk ke Sasana Sewaka. Dari situ, jenazah dilepas dengan cara dinaikkan oleh abdi dalem dibantu sejumlah prajurit TNI beseragam lengkap ke kereta kuda yang sudah dihias berbagai macam kembang.
Kereta kuda itu ditarik delapan ekor kuda dan dipandu oleh dua orang kusir berseragam merah. Di depannya ada iringan prajurit Keraton Solo dan abdi dalem. Setelah itu iring-iringan jenazah berjalan menuju Loji Gandrung dengan rute melalui Alun-alun Kidul, Perempatan Gading ke barat di Jl Veteran.
Sampai di Perempatan Gemblegan, berbelok ke utara di Jl Yos Sudarso terus sampai ke Jl Slamet Riyadi dan berbelok ke barat di Perempatan Nonongan menuju Loji Gandrung. Dari Loji Gandrung jenazah akan dipindahkan ke mobil jenazah untuk dibawa Makam Raja-raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.