Advertisement
Ratusan Ribu Warga Temanggung Ikut Cek Kesehatan Gratis
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Temanggung sukses menjangkau 268.299 warga. Dinkes dan Puskesmas terus gencar melakukan jemput bola ke desa, sekolah, hingga pesantren.
"Sebenarnya total pendaftar sebanyak 279.739 orang tetapi yang melakukan CKG hanya 268.299 orang. Kendala orang yang tidak melakukan CKG itu takut nanti kalau ketahuan penyakitnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Intan Pandanwangi di Temanggung, Rabu.
Advertisement
Ia menyampaikan hal tersebut usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesehatan ke-61 di Kabupaten Temanggung. Saat ini petugas puskesmas melakukan upaya jemput bola CKG ke desa-desa, posyandu, pertemuan PKK dan lain-lain.
"Termasuk inovasi yang kita lakukan adalah melakukan CKG bagi para jamaah sholat Jumat," katanya.
Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna menyampaikan para petugas Puskesmas juga mendatangi sekolah-sekolah dan ke pesantren. "Petugas puskesmas kita dengan gerakan cepat melakukan jemput bola ke lembaga-lembaga pendidikan," ujarnya.
Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini terhadap diri dan kesehatan jasmani. Aktif melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau faskes di manapun berada yang diinginkan karena itu sangat penting untuk menjaga kesehatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
Advertisement
Advertisement







