Isu Haji Isam Akuisisi BBCA Beredar, Ini Penjelasan Bank BCA
BCA membantah isu akuisisi saham BBCA oleh Haji Isam. Simak klarifikasi kepemilikan saham BCA dan transaksi BYAN.
Pemkot Magelang tingkatkan kepatuhan pajak lewat program Nginep, Dolan, Jajan Berhadiah untuk mendorong PAD dan ekonomi daerah. /Antara.
Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kota Magelang menerapkan strategi unik untuk meningkatkan kepatuhan pajak daerah dengan menggandeng aktivitas keseharian masyarakat melalui program “Nginep, Dolan, Jajan Berhadiah” jelang akhir tahun 2025.
Program bertajuk Gaung Magelang Jelang Akhir Tahun 2025: Nginep, Dolan, Jajan Berhadiah tersebut berlangsung pada periode 15 September hingga 27 Desember 2025. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, pendekatan ini dirancang agar kesadaran pajak tumbuh secara alami melalui kegiatan menginap, berwisata, dan kuliner.
Damar menegaskan, pajak daerah kini menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan di daerah, terutama di tengah keterbatasan dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi krusial untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik.
Menurutnya, pendekatan apresiatif kepada wajib pajak bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan pajak daerah. Ketika masyarakat merasakan manfaat nyata dari pajak yang dibayarkan, kepatuhan akan tumbuh secara berkelanjutan.
Pemkot Magelang, kata Damar, berkomitmen menjadikan pemberian apresiasi kepada wajib pajak patuh sebagai tradisi tahunan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi wajib pajak dalam mendukung pembangunan kota.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemungut Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Hingga 25 Desember 2025, realisasi penerimaan PBB-P2 Kota Magelang tercatat mencapai 107 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang Nanang Kristiyono menjelaskan, program Gaung Magelang dirancang untuk mengoptimalkan penerimaan pajak sekaligus menggerakkan ekonomi daerah, khususnya sektor hotel, restoran, dan hiburan.
Menurut Nanang, selain penegakan regulasi, pendekatan apresiatif diperlukan untuk mendorong partisipasi aktif wajib pajak. Program ini juga bertujuan meningkatkan transaksi masyarakat dan wisatawan, mempromosikan pelaku usaha taat pajak, serta memperkuat citra positif pemerintah daerah dalam pelayanan publik.
Dalam acara Apresiasi Wajib Pajak Daerah Kota Magelang Tahun 2025, Pemkot memberikan penghargaan kepada wajib pajak teladan dalam empat kategori. Penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada Warung Senerek Bu Atmo, Olive Chicken, Rocket Chicken Pahlawan, dan Waroeng Steak & Shake.
Melalui program Gaung Magelang, Pemkot Magelang berharap kepatuhan pajak tidak hanya meningkat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BCA membantah isu akuisisi saham BBCA oleh Haji Isam. Simak klarifikasi kepemilikan saham BCA dan transaksi BYAN.
Guruh Soekarnoputra rencananya dimakamkan di sebelah makam Fatmawati di TPU Karet Bivak. PDIP juga kibarkan bendera setengah tiang 7 hari.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.