Groundbreaking PSEL Bali, Pemerintah Bidik Energi Bersih dari Sampah
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Angin puting beliung. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang melanda Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Jumat sore sekitar pukul 17.15 WIB.
Camat Sumbang Hermawan Novianto mengatakan penanganan darurat langsung dilakukan sesaat setelah kejadian. Tim gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan, asesmen awal, serta memastikan keselamatan warga terdampak.
“Sejak Jumat sore hingga malam, petugas bersama relawan fokus pada pendataan dan penanganan awal rumah warga yang mengalami kerusakan akibat puting beliung,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 55 rumah mengalami kerusakan, dengan tiga rumah roboh dan sembilan rumah rusak berat. Sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap ambruk dan seng terlepas akibat angin kencang.
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Banyumas, Basarnas Unit Siaga SAR Banyumas, PMI, FPRB Desa Kotayasa, TNI-Polri, unsur kecamatan, serta relawan Pramuka Peduli masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan lanjutan.
Hermawan menyebutkan, pada Sabtu (17/1) BPBD akan melanjutkan tahapan penanganan dengan asesmen kerusakan secara menyeluruh guna menentukan klasifikasi kerusakan ringan, sedang, dan berat sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Langkah awal yang dilakukan meliputi pembersihan puing, pengamanan bangunan rawan roboh, serta pendataan kebutuhan mendesak warga,” katanya.
Sementara itu, warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudara dan tetangga. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.