Adi Prayitno Ungkap Modal PPP untuk Bangkit di Pemilu 2029
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Angin puting beliung. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang melanda Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Jumat sore sekitar pukul 17.15 WIB.
Camat Sumbang Hermawan Novianto mengatakan penanganan darurat langsung dilakukan sesaat setelah kejadian. Tim gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan, asesmen awal, serta memastikan keselamatan warga terdampak.
“Sejak Jumat sore hingga malam, petugas bersama relawan fokus pada pendataan dan penanganan awal rumah warga yang mengalami kerusakan akibat puting beliung,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 55 rumah mengalami kerusakan, dengan tiga rumah roboh dan sembilan rumah rusak berat. Sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap ambruk dan seng terlepas akibat angin kencang.
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Banyumas, Basarnas Unit Siaga SAR Banyumas, PMI, FPRB Desa Kotayasa, TNI-Polri, unsur kecamatan, serta relawan Pramuka Peduli masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan lanjutan.
Hermawan menyebutkan, pada Sabtu (17/1) BPBD akan melanjutkan tahapan penanganan dengan asesmen kerusakan secara menyeluruh guna menentukan klasifikasi kerusakan ringan, sedang, dan berat sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Langkah awal yang dilakukan meliputi pembersihan puing, pengamanan bangunan rawan roboh, serta pendataan kebutuhan mendesak warga,” katanya.
Sementara itu, warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudara dan tetangga. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Guterres bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan mendorong dialog untuk mengakhiri konflik. Iran mengajukan proposal buka Selat Hormuz.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.