Advertisement
BPBD Tangani Dampak Puting Beliung di Kotayasa Banyumas
Angin puting beliung. / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang melanda Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Jumat sore sekitar pukul 17.15 WIB.
Camat Sumbang Hermawan Novianto mengatakan penanganan darurat langsung dilakukan sesaat setelah kejadian. Tim gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan, asesmen awal, serta memastikan keselamatan warga terdampak.
Advertisement
“Sejak Jumat sore hingga malam, petugas bersama relawan fokus pada pendataan dan penanganan awal rumah warga yang mengalami kerusakan akibat puting beliung,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 55 rumah mengalami kerusakan, dengan tiga rumah roboh dan sembilan rumah rusak berat. Sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap ambruk dan seng terlepas akibat angin kencang.
BACA JUGA
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Banyumas, Basarnas Unit Siaga SAR Banyumas, PMI, FPRB Desa Kotayasa, TNI-Polri, unsur kecamatan, serta relawan Pramuka Peduli masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan lanjutan.
Hermawan menyebutkan, pada Sabtu (17/1) BPBD akan melanjutkan tahapan penanganan dengan asesmen kerusakan secara menyeluruh guna menentukan klasifikasi kerusakan ringan, sedang, dan berat sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Langkah awal yang dilakukan meliputi pembersihan puing, pengamanan bangunan rawan roboh, serta pendataan kebutuhan mendesak warga,” katanya.
Sementara itu, warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudara dan tetangga. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Nama Adies Kadir Disorot dalam Uji Materi, Ini Penjelasan MKMK
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Stimulus Lebaran 2026 Picu Lonjakan Mudik ke Jogja
- Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo Junction Sleman Capai 79,5 Persen
- KDRT Dominasi 213 Kasus Kekerasan di Bantul Sepanjang 2025
- Kontrol Tanpa Izin Kerja, RSUD Sleman Buka Klinik Sore
- Kemitraan UMKM Sleman Diperkuat, 17 Perusahaan Gandeng 75 Pelaku Usaha
Advertisement
Advertisement







