IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Petugas BPBD Sragen mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di Jl. Raya Sukowati Sragen Kulon, Sragen, Selasa (19/8/2025). (Istimewa/BPBD Sragen)
Harianjogja.com, SRAGEN—Sejumlah pohon dilaporkan tumbang setelah angin kencang melanda Kabupaten Sragen, Selasa (19/8/2025).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mencatat setidaknya lima batang pohon tumbang, bahkan satu batang pohon menimpa bangunan rumah akibat bencana itu. BPBD Sragen mengimbau kepada masyarakat tetap waspada dengan cuaca ekstrem dan bahaya bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA: Dampak Angin Kencang di Sleman, Puluhan Rumah dan Tiga Sekolah Rusak
Kepala Pelaksana BPBD Sragen, R. Triyono Putro mengungkapkan lima pohon tumbang itu terjadi di Jalan Sragen Kulon, Sragen; Jl. Setia Budi Mageru, Sragen Tengah; Jl. R.A. Kartini, Plumbungan, Karangmalang; Dukuh Bugel, Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen; dan Bangunsari, Sragen Kulon, Sragen.
Dia menerangkan pohon tumbang itu terjadi karena hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang pada pukul 12.15 WIB. Dia menyampaikan angin kencang itu mengakibatkan satu rumah rusak ringan karena tertimpa pohon.
“Rumah warga yang rusak ringan itu berada di Kampung Bangunsari RT 001/RW 014, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen. Sebuah pohon cemara berdiameter 15 cm tumbang dan menimpa atap rumah warga. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp500.000. Sedangkan untuk pohon tumbang lainnya mengakibatkan akses jalan terganggu,” jelasnya.
Dia menjelaskan begitu ada laporan pohon tumbang, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sragen langsung melakukan kajian cepat dengan assement dan berkoordinasi dengan relawan penanggulangan bencana melakukan evakuasi pohon tumbang.
Dia menjelaskan lokasi yang terdampak terdiri atas empat desa/kelurahan di Kecamatan Sragen Kota, Karangmalang, dan Ngrampal. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk antisipasi bahaya hidrometeorologi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang kemungkinan akan terjadi. Warga juga diharapkan lebih waspada dalam kesiapsiagaan dengan dampak angin kencang,” ujarnya.
Penanganan pohon tumbang itu melibatkan 17 personel yang berasal dari unsur BPBD Sragen, TNI, Polri, perangkat desa/kelurahan, relawan Ganefo, Tagana Sragen, relawan Independen, SAR Himalawu, SAR PSHT Karangmalang, dan relawan penanggulangan bencana se-Kabupaten Sragen, serta warga setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.