Advertisement
Bus Tabrak Truk di Tol Ngawi-Kertosono, Polisi Duga Sopir Mengantuk
Kecelakaan Tol NgawiKertosono KM 194 B, bus tabrak truk tronton. Polisi duga sopir bus mengantuk, 12 penumpang luka, satu luka berat. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, MAGETAN—Kecelakaan lalu lintas di Tol Ngawi–Kertosono kembali terjadi dan melibatkan kendaraan angkutan umum. Sebuah bus penumpang bertabrakan dengan truk tronton di KM 194 B wilayah Desa Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (31/1/2026) dini hari, dengan dugaan awal pengemudi bus kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa pengemudi bus diduga tidak mampu mengantisipasi situasi lalu lintas di depannya. Polisi menilai jarak aman tidak terjaga sehingga tabrakan tidak terhindarkan saat kendaraan melaju di jalur tol tersebut.
Advertisement
Kasatlantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan saksi dan pengemudi mengarah pada dugaan kelalaian sopir bus. Faktor kurang antisipasi serta kegagalan menjaga jarak aman menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
Kecelakaan itu melibatkan bus penumpang milik PO Mila Sejahtera dengan nomor polisi N 7112 UR yang dikemudikan Abdul Kahar, warga Kabupaten Probolinggo, yang saat kejadian melaju dari arah timur menuju barat. Sementara truk tronton bermuatan pupuk bernomor polisi BA 8140 HU dikemudikan Roni Febrianda, warga Sumatra Barat, dan berada tepat di depan bus tersebut.
BACA JUGA
“Diduga pengemudi bus mengantuk sehingga kurang antisipasi dan tidak menjaga jarak aman, lalu menabrak truk yang melaju di depannya,” ujar AKP Ade Andini melalui pesan singkat, Sabtu malam.
12 Penumpang Luka, Satu Alami Luka Berat
Benturan keras mengakibatkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang dilaporkan terpental dari tempat duduk akibat benturan, sehingga memicu kepanikan di dalam kendaraan. Petugas kepolisian, tim medis, serta pengelola jalan tol segera melakukan evakuasi korban dan pengaturan arus lalu lintas untuk menghindari kepadatan di lokasi kejadian.
Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 12 penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Ngawi dan Kota Madiun guna mendapatkan perawatan medis. Satu orang di antaranya dilaporkan mengalami luka berat akibat benturan keras, namun tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Seluruh korban telah menjalani visum dan mendapatkan penanganan medis. Perkara ini juga sudah kami laporkan kepada pimpinan dan masih dalam proses penanganan lebih lanjut,” jelas Ade Andini.
Seiring penanganan kecelakaan Tol Ngawi–Kertosono tersebut, kepolisian kembali mengimbau para pengemudi, khususnya sopir angkutan umum, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, mengingat faktor kelelahan dan mengantuk masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas di jalur tol, termasuk pada periode lalu lintas malam hingga dini hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
3.248 Huntara Rampung, Satgas Pacu Rehabilitasi Aceh Jelang Ramadhan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



