Advertisement

14 Desa di Grobogan Terendam Banjir

Jumali
Senin, 16 Februari 2026 - 12:37 WIB
Jumali
14 Desa di Grobogan Terendam Banjir Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, akibat curah hujan tinggi, Senin (16/2/2026). ANTARA - Gunawan

Advertisement

Harianjogja.com, GROBOGAN—Hujan deras sejak Minggu malam memicu banjir Grobogan yang merendam 14 desa di delapan kecamatan pada Senin (16/2) dini hari, dengan ketinggian air mencapai satu meter di sejumlah lokasi.

Air mulai menggenangi wilayah terdampak sekitar pukul 02.00 WIB. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menyampaikan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hingga dini hari.

Advertisement

Akibat peristiwa banjir Grobogan ini, permukiman warga, jalan lingkungan, hingga jalan raya tergenang dengan ketinggian air bervariasi antara 15 sentimeter (cm) hingga satu meter.

"Di Kecamatan Kedungjati, banjir terjadi di Desa Klitikan dengan ketinggian air 20–30 cm. Di Desa Kedungjati, air setinggi sekitar 20 cm menggenangi Jalan Raya Kedungjati–Salatiga, tepatnya di sebelah BPR BKK Kedungjati," ujarnya.

Di Desa Wates, luapan Sungai Tuntang turut merendam rumah warga setinggi 20–30 cm, meski kini genangan dilaporkan berangsur surut. Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Tegowanu, tepatnya di Desa Tajemsari dan Desa Sukorejo dengan ketinggian air 20–30 cm dan mulai surut.

Kecamatan Gubug juga terdampak, yakni Desa Penadaran yang meliputi Dusun Sasak, Dusun Tegalrejo, dan Dusun Bantengan.

"Ketinggian air di wilayah ini mencapai 30–50 cm dan berangsur surut," imbuhnya.

Di Kecamatan Purwodadi, Kampung Jagalan Selatan, Kelurahan Purwodadi, terendam setinggi 15–20 cm. Sementara itu, Perumahan Permata Hijau, Kelurahan Kalongan, tergenang hingga sekitar satu meter dan proses evakuasi warga masih berlangsung.

Tanggul Jebol di Mojoagung

Banjir Grobogan juga meluas ke Kecamatan Karangrayung. Di Desa Karangsono, air menggenangi rumah warga. Sedangkan di Desa Mojoagung, empat dusun terdampak yakni Dusun Krasak, Dusun Mojo, Dusun Klampisan, dan wilayah sekitar aliran Sungai Jajar seusai sejumlah tanggul jebol dan meluap.

Hujan lebat yang mengguyur Desa Mojoagung sejak pukul 19.30 WIB hingga 03.00 WIB menyebabkan tanggul Sungai Jajar jebol di beberapa titik.

Kepala Desa Mojoagung Siswanto menyebutkan tanggul jebol di Dusun Krasak sepanjang kurang lebih 15 meter. Di wilayah Klampisan terdapat dua titik tanggul jebol dengan panjang masing-masing sekitar 15 meter, sementara beberapa titik lainnya dilaporkan meluap akibat tingginya debit air.

"Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga tergenang. Di Dusun Krasak, genangan meliputi RW 07 RT 1, 2, 4, dan 5 serta RW 06 RT 1, 2, dan 3. Sementara di Dusun Bungkel, genangan terjadi di RW 05 RT 3, 4, dan 6. Ketinggian air di wilayah Krasak berkisar antara 20–40 cm," ujarnya.

Selain rumah warga, area persawahan turut terdampak. Di depan SPBU wilayah Dusun Mojo, ketinggian air mencapai sekitar satu meter sehingga belum dapat dilalui kendaraan.

Di Kecamatan Geyer, banjir terjadi di Desa Bangsri, tepatnya di Dusun Getas dan Dusun Geneng. Tiga rumah dilaporkan terendam dengan ketinggian air sekitar 25 cm. Sementara di Kecamatan Toroh, banjir melanda Desa Tambirejo dan Desa Krangganharjo, dengan proses evakuasi dilakukan di Perumahan Janur Kuning, Desa Tambirejo.

Kecamatan Pulokulon juga terdampak banjir Grobogan akibat luapan Sungai Peganjing yang merendam Dusun Legundi, Desa Karangharjo, setinggi sekitar 50 cm. Sebanyak 30 warga dilaporkan melakukan evakuasi mandiri. Hingga laporan ini disampaikan, sebagian besar wilayah berangsur surut, namun warga tetap diimbau waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali memicu luapan sungai dan genangan di sejumlah titik rawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kapolres Bima Nonaktif Terjerat Narkoba, Ini Fakta Polri

Kapolres Bima Nonaktif Terjerat Narkoba, Ini Fakta Polri

News
| Senin, 16 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Jadwal Kembang Api Ramadhan 2026 Dubai Lengkap

Jadwal Kembang Api Ramadhan 2026 Dubai Lengkap

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 12:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement