Calvin Verdonk Sebut Gelar ASEAN Cup Modal ke Piala Asia 2027
Calvin Verdonk menyebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal berharga Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. M. Syahduddi ANTARA/I.C. Senjaya
Harianjogja.com, SEMARANG—Kepolisian menetapkan Direktur PT Cahaya Wisata Transport sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan bus Cahaya Trans di ruas tol dalam Kota Semarang, Jawa Tengah, yang terjadi pada 22 Desember 2025. Peristiwa tersebut menewaskan 16 penumpang.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. M. Syahduddi menjelaskan penetapan tersangka dilakukan karena pemilik perusahaan dinilai lalai menjalankan fungsi pengawasan terhadap operasional armada bus yang dikelolanya.
“Tersangka tidak melakukan fungsi pengawasan terhadap operasional bus tersebut,” kata Syahduddi di Semarang, Rabu.
Bus Beroperasi Tanpa Izin Resmi
Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga mengetahui bahwa bus Cahaya Trans dengan rute Bogor–Yogyakarta tidak memiliki izin trayek maupun kartu pengawasan yang diterbitkan Kementerian Perhubungan. Meski demikian, bus tersebut tetap dioperasikan secara rutin.
Menurut polisi, bus dengan rute tersebut telah beroperasi sejak 2022 tanpa pernah mengantongi izin resmi. PT Cahaya Wisata Transport juga disebut menjalankan trayek Bogor–Yogyakarta secara ilegal tanpa dokumen perizinan yang sah.
SOP dan Rekrutmen Sopir Disorot
Selain persoalan perizinan, polisi menemukan dugaan pelanggaran lain berupa tidak adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam proses rekrutmen sopir.
“Tersangka seharusnya melakukan pengecekan keabsahan SIM sopir yang mengemudikan bus tersebut,” ujar Syahduddi.
Ia menambahkan, sopir bus tidak mendapatkan pelatihan yang memadai sebelum mengoperasikan kendaraan. Bahkan, bus yang mengalami kecelakaan tercatat telah dua kali ditilang pada November dan Desember 2025 karena tidak memiliki dokumen legalitas.
Dijerat Pasal Kealpaan
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 474 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kealpaan yang mengakibatkan kematian.
Dalam perkara yang sama, penyidik dari Polrestabes Semarang juga telah menetapkan sopir bus berinisial GIF sebagai tersangka atas kecelakaan maut tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Calvin Verdonk menyebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal berharga Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Spanyol menghadapi Kroasia di UEFA Nations League 2026/27. La Roja mengincar kemenangan ke-11 beruntun sekaligus tiket perempat final.
Google Maps bisa digunakan tanpa internet dengan peta offline. Simak cara download, mengelola, memperbarui, dan batasannya.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.