Kemenkes Soroti Adiksi Digital, Orang Tua Diminta Batasi Gawai Anak
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Foto ilustrasi penangkapan pelaku tindak kejahatan. / Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BLORA—Kasus pencurian di SDN 2 Gondoriyo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Polisi meringkus dua pelaku yang membobol sekolah tersebut saat bulan Ramadhan dan membawa kabur dua LCD proyektor serta tiga laptop senilai Rp27 juta.
Peristiwa pembobolan SDN 2 Gondoriyo terjadi pada 25 Februari 2026. Kerugian sekolah akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp27 juta, setelah dua LCD proyektor dan tiga komputer jinjing dilaporkan hilang.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto di Blora, Sabtu, mengatakan kepolisian langsung menindaklanjuti laporan pihak sekolah dengan melakukan penyelidikan intensif.
Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi mengamankan dua orang di sebuah warung makan di Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, pada Jumat (27/2).
Kedua pelaku masing-masing IW (38), warga Bandar Lampung, dan DS (39), warga Jakarta Utara yang berdomisili di Kabupaten Rembang.
Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita dua sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.
Di bawah jok sepeda motor tersebut, petugas menemukan satu unit LCD proyektor dan satu komputer jinjing di dalam tas yang diduga merupakan hasil pencurian di SDN 2 Gondoriyo.
"Kedua pelaku cukup licin dalam menjalankan aksinya karena menggunakan pelat nomor kendaraan palsu," katanya.
Polisi, lanjut dia, masih menelusuri kemungkinan adanya barang hasil curian lain yang telah dijual guna mengembangkan penanganan kasus pencurian SDN 2 Gondoriyo ini.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP Nasional tentang pencurian.
Kapolres juga mengimbau seluruh instansi pendidikan untuk memperketat pengamanan barang inventaris sekolah guna mencegah kasus pencurian serupa kembali terjadi, terutama menjelang dan selama bulan Ramadhan ketika aktivitas sekolah relatif lebih lengang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.