Advertisement

Kecelakaan di Tol Ngawi-Solo, Kernet Truk Tewas dan Sopir Luka Berat

Imam Mustajab
Sabtu, 07 Maret 2026 - 10:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Kecelakaan di Tol Ngawi-Solo, Kernet Truk Tewas dan Sopir Luka Berat Petugas membongkar kabin truk yang ringsek untuk mengevakuasi korban kecelakaan di tol Ngawi-Solo, Desa Jururejo, Kabupaten Ngawi, Sabtu (7/3 - 2026) dinihari. (Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, NGAWI— Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Ngawi–Solo tepatnya di KM 579+500 wilayah Desa Jururejo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi pada Sabtu (7/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat karena terjepit kabin kendaraan.

Insiden ini melibatkan truk Isuzu Elf bermuatan sayur dengan pelat nomor W 8211 UK yang dikemudikan Dian Eka Pramana Putra (32), warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, serta truk Hino Tronton berpelat nomor Z 9774 MH yang dikemudikan Dede Andriana (41), warga Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Advertisement

Sopir truk tronton, Dede Andriana, mengaku tidak mengetahui secara pasti detik-detik kejadian tersebut. Ia mengatakan truk bermuatan sayur tiba-tiba melaju kencang dari belakang dan menabrak kendaraannya saat ia tengah berbincang dengan kernetnya, Purwadi.

“Saya lagi jalan di lajur kiri, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Diduga truk itu sopirnya mengantuk,” ujarnya.

Akibat tabrakan keras tersebut, sopir dan kernet truk sayur bernama Sutrisno terjepit di dalam kabin yang mengalami kerusakan parah. Petugas medis dan kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan proses evakuasi terhadap kedua korban.

Purwadi menyebut petugas harus membongkar paksa kabin truk yang ringsek untuk mengeluarkan korban.

“Tadi petugas bongkar paksa kabin truknya karena sudah rusak parah. Sopirnya patah tulang kaki, yang kernet meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi, Yuliana Plantika, membenarkan adanya satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Korban meninggal dunia langsung dibawa ke ruang jenazah RSUD dr Soeroto Ngawi untuk proses visum. Sedangkan korban yang mengalami patah tulang dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.

Plantika mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan adanya dugaan kelalaian pengemudi dalam kecelakaan tersebut. Indikasi itu diperkuat dengan lokasi kejadian yang berada di lajur kiri, jalur yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan kecepatan lebih rendah.

“Namun kami masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa ini. Yang jelas kedua kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Seluruh barang bukti sudah kami amankan dan keterangan saksi masih kami himpun,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : espos.id

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pergerakan Pemudik Lebaran 2026 Diproyeksikan 143,9 Juta Orang

Pergerakan Pemudik Lebaran 2026 Diproyeksikan 143,9 Juta Orang

News
| Sabtu, 07 Maret 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement