Bawa Sajam saat Geruduk Perumahan, 5 Pemuda di Kudus Ditangkap
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Ilustrasi Tol Cikampek/Ist. Jasamarga
Harianjogja.com, JOGJA— PT Jasa Marga menambah jumlah gardu transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi 19 gardu untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus mudik Lebaran 2026 di jalur Trans Jawa. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran arus kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Penambahan gardu transaksi tersebut difokuskan untuk memperlancar pergerakan kendaraan yang menuju jalur tol Trans Jawa, terutama pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran 2026. Gerbang tol ini selama ini menjadi salah satu titik krusial pergerakan kendaraan dari Jakarta ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, kepada wartawan di Cikampek, Sabtu.
Menurut Ria Marlinda Paalo, peningkatan volume kendaraan menuju jalur Trans Jawa sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, meskipun pada tahap awal kenaikannya belum terlalu signifikan.
“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa.
Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.
Meski terjadi kenaikan jumlah kendaraan, pihak pengelola tol menilai kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan tanpa perlu menerapkan rekayasa lalu lintas khusus.
"Baik one way maupun contra flow. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik," kata Ria.
Dengan pengoperasian 19 gardu transaksi tersebut, pengelola tol menilai kapasitas pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama masih cukup untuk mengakomodasi arus kendaraan pemudik yang melintas menuju jalur Trans Jawa.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.40 WIB, arus kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama terlihat ramai tetapi tetap bergerak lancar. Aktivitas transaksi di setiap gardu juga berlangsung tanpa antrean panjang sehingga tidak menimbulkan penumpukan kendaraan di kawasan gerbang tol tersebut, yang menjadi salah satu titik utama arus mudik Lebaran 2026 menuju Trans Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang