Advertisement
Kecelakaan Maut Kereta Kelinci di Karanganyar, Seorang Ibu Meninggal
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Insiden maut melibatkan kereta kelinci dan sebuah sepeda motor menggemparkan warga Dukuh Beningsari, Desa Bejen, Kecamatan Karanganyar Kota, Karanganyar, pada Minggu (29/3/2026) pagi.
Kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia, sementara anak laki-lakinya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka yang diderita.
Advertisement
Peristiwa tragis ini bermula saat kereta kelinci yang dikemudikan oleh Aditya Eko Nugroho (27), warga Mojogedang, melintas di jalan umum dari arah Bejen menuju Tasikmadu sekitar pukul 07.45 WIB.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham Rosyadi, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AD 5458 DHC.
BACA JUGA
Motor tersebut dikendarai oleh Anggraini Puspitawati (43), warga Desa Bolong, Karanganyar, yang saat kejadian tengah memboncengkan putranya, Arkha Kiyandra Agung (14).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, penyebab kecelakaan diduga kuat karena kelalaian pengemudi kereta kelinci yang mengambil jalur terlalu ke kanan hingga masuk ke lajur berlawanan.
“Semula kereta kelinci berjalan dari arah timur menuju barat atau dari arah Bejen menuju Tasikmadu. Sementara, sepeda motor Honda Beat berjalan dari arah berlawanan. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi kereta kelinci diduga berjalan ke kanan sehingga masuk ke lajur lawan arah," jelas Ipda Faham saat memberikan keterangan resmi, Minggu.
Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras antara kedua kendaraan tersebut tidak dapat terhindarkan. Akibat hantaman tersebut, Anggraini mengalami luka serius pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia saat tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Karanganyar.
Sementara itu, putranya yang berusia 14 tahun mengalami luka pada kaki kanan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Pihak kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar telah bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Setidaknya dua orang saksi mata telah dimintai keterangan guna mengungkap fakta hukum lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan ini. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan dan pengelola angkutan wisata modifikasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lajur dan keselamatan berkendara di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Remaja di Bantul Tewas Dikeroyok, Polisi Sebut Motif Balas Dendam
Advertisement
Advertisement







