Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditahan KPK, Kasus Pemerasan Terungkap
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka pemerasan usai OTT. Sejumlah uang miliaran dan logam mulia turut disita.
Ilustrasi Foto udara kondisi satu dari dua titik jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026).
Harianjogja.com, GROBOGAN — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berdampak luas terhadap ribuan warga. BPBD Kabupaten Grobogan mencatat sebanyak 3.176 kepala keluarga (KK) terdampak akibat genangan yang terjadi di 16 desa.
Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menyampaikan banjir terjadi pada Kamis (2/4/2026) malam dan tersebar di lima kecamatan, yakni Kedungjati, Tanggungharjo, Gubug, Tegowanu, dan Purwodadi.
Menurutnya, tingginya curah hujan sejak sore hingga malam hari, ditambah kiriman air dari Sungai Tuntang dan Sungai Serang, menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Kedungjati Paling Parah
Wilayah dengan dampak paling besar berada di Kecamatan Kedungjati dengan total 2.102 KK terdampak. Banjir merendam sembilan desa, di antaranya Wates, Kalimaro, Jumo, hingga Kedungjati dan Kentengsari.
Ketinggian air di kawasan ini dilaporkan berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter. Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan sedikitnya 11 rumah mengalami kerusakan ringan, terutama di Desa Ngombak dan Kedungjati.
Sebaran Dampak di Kecamatan Lain
Di Kecamatan Gubug, genangan air merendam dua desa, yakni Penadaran dan Ringinharjo, dengan total 814 keluarga terdampak. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 20 hingga 60 sentimeter.
Sementara di Kecamatan Tegowanu, banjir menggenangi sekitar 200 rumah di Desa Sukorejo dan Tanggirejo. Aktivitas belajar di SD Negeri 2 Sukorejo juga sempat terganggu akibat genangan air.
Di Kecamatan Tanggungharjo, luapan Sungai Kliteh menyebabkan banjir di Desa Sugihmanik yang berdampak pada 60 keluarga. Genangan air juga sempat menghambat arus lalu lintas di jalur Gubug–Kedungjati, tepatnya di Desa Mrisi.
Adapun di Kecamatan Purwodadi, air menggenangi ruas jalan Danyang–Pengkol di Desa Candisari sepanjang kurang lebih 100 meter dengan ketinggian sekitar 20–25 sentimeter.
Penanganan dan Imbauan
BPBD bersama relawan dan warga telah melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah desa hingga penyaluran bantuan berupa karung dan terpal.
Selain itu, kerja bakti dilakukan untuk memperkuat tanggul Sungai Tuntang di Desa Ringinharjo guna mencegah luapan susulan.
Saat ini, sebagian besar genangan air dilaporkan telah surut dan warga mulai kembali beraktivitas. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan yang masih berpeluang terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka pemerasan usai OTT. Sejumlah uang miliaran dan logam mulia turut disita.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
DP3 Sleman keluarkan edaran waspada wereng batang coklat. Petani diminta perkuat PHT dan deteksi dini untuk cegah gagal panen.
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
KPK menduga rumah milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul menggunakan nama orang lain sehingga tidak tercatat dalam LHKPN.