Barantin Kerahkan Satgas 24 Jam Awasi Hewan Kurban
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Bupati Batang Faiz Kurniawan. (ANTARA/Kutnadi)
Harianjogja.com, BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk mengawal proses rekrutmen perangkat desa agar berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
Bupati Batang Faiz Kurniawan menyampaikan, hingga saat ini pemerintah daerah belum menetapkan regulasi resmi berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum pelaksanaan seleksi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan atau posisi perangkat desa dengan imbalan tertentu.
“Hal itu dapat dipastikan tidak benar,” tegasnya.
Regulasi Masih Disiapkan
Faiz menjelaskan, penyusunan aturan tengah difinalisasi guna memastikan sistem seleksi nantinya berjalan terbuka dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.
Menurutnya, keberadaan regulasi yang jelas menjadi fondasi penting untuk menciptakan proses rekrutmen yang adil sekaligus menutup celah praktik kecurangan.
“Prinsip utama yang kami dorong adalah kesetaraan kesempatan bagi semua pendaftar,” ujarnya.
Tegas Tolak Praktik Titipan
Pemkab Batang juga memastikan tidak akan memberi ruang bagi praktik “titipan” maupun intervensi dalam bentuk apa pun selama proses seleksi berlangsung.
Selain itu, segala bentuk penerimaan uang di luar ketentuan resmi dipastikan tidak diperbolehkan.
“Semua harus berjalan sesuai aturan. Jangan tergiur janji pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Faiz.
Komitmen Seleksi Bersih
Dengan langkah ini, Pemkab Batang berharap proses rekrutmen perangkat desa ke depan benar-benar bersih, profesional, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat.
Pemerintah juga mengajak warga untuk ikut mengawasi jalannya proses seleksi agar tetap sesuai prinsip transparansi dan bebas dari praktik pungli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Microsoft mulai menghapus login OTP SMS dan beralih ke passkey demi meningkatkan keamanan akun pengguna dari ancaman siber.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.