Petugas Sensus Ekonomi 2026 Keluhkan Honor, BPS Semarang Buka Suara
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari bersama Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji memberi keterangan pers di Mapolres Sragen, Kamis (9/4/2026)
Harianjogja.com, SRAGEN — Seorang siswa kelas VIII SMP negeri di Sumberlawang, Sragen, berinisial DTP, 14, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya rekannya, WAP, 14, yang juga satu sekolah.
Insiden tersebut terjadi dalam perkelahian antar pelajar pada Selasa (7/4/2026). Atas perbuatannya, DTP terancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara atau denda hingga Rp15 miliar.
Tersangka Anak Tak Ditahan
Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan pada Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, polisi tidak melakukan penahanan terhadap DTP dengan mempertimbangkan ketentuan dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.
"Penanganan perkara sudah pada penyidikan dan penetapan tersangka. Namun, kami tidak melakukan penahanan terhadap tersangka DTP dengan merujuk pada ketentuan yang berlaku," ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurut Kapolres, penahanan terhadap anak tidak dilakukan apabila terdapat jaminan dari orang tua atau wali bahwa tersangka tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, maupun mengulangi perbuatannya.
Selama proses hukum berjalan, DTP menjalani karantina dan pembinaan di lokasi yang dirahasiakan demi menjaga keselamatan dan kepentingan penyidikan.
"Kami tidak dapat mengekspos lokasi karantina terhadap anak sebagai bentuk rahasia penyidikan dan jaminan keselamatan terhadap tersangka," jelasnya.
Imbauan untuk Sekolah
Polisi juga mengingatkan pihak sekolah di wilayah Sragen agar meningkatkan pengawasan terhadap siswa guna mencegah kejadian serupa terulang.
Selain itu, sekolah diminta memperkuat sistem pengawasan internal serta melengkapi fasilitas pendukung keamanan di lingkungan pendidikan.
Langkah ini dinilai penting untuk menekan potensi konflik antar pelajar yang dapat berujung pada tindak kekerasan serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat
Alwi Farhan tersingkir pada babak pertama China Open 2026 setelah kalah tiga gim dari Ayush Shetty. Hasil ini mengakhiri momentum positif yang dibangun di Japan
Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham AS meningkat. SpaceX, Nvidia, Tesla, dan Apple menjadi instrumen favorit.
Gempa M5,5 mengguncang Gayo Lues, Aceh. BMKG memastikan gempa dipicu Sesar Oreng dan tidak berpotensi tsunami