Advertisement

Warga Salatiga Geger, Penghuni Kontrakan Ditemukan Jadi Kerangka

Hawin Alaina
Selasa, 21 April 2026 - 18:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Warga Salatiga Geger, Penghuni Kontrakan Ditemukan Jadi Kerangka Petugas melakukan evakuasi penemuan kerangka manusia di Perumahan Idaman, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (21/4 - 1026). (Istimewa)

Advertisement

Harianjogja.com, SALATIGA — Warga Perumahan Idaman, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, digemparkan oleh penemuan kerangka manusia di dalam sebuah rumah kontrakan, Selasa (21/4/2026) pagi. Peristiwa ini terungkap setelah warga mencurigai tidak adanya aktivitas penghuni rumah selama berbulan-bulan.

Kecurigaan warga di kawasan Karangduwet muncul karena penghuni kontrakan diketahui sudah sekitar tujuh bulan tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Setelah melalui musyawarah, warga bersama pemilik rumah akhirnya memutuskan untuk membuka pintu rumah secara paksa dengan bantuan tukang kunci, disaksikan aparat setempat.

Advertisement

Kapolsek Tingkir, Daryono, menjelaskan bahwa saat pintu berhasil dibuka, kondisi rumah tampak sepi. Pintu kamar dalam keadaan terbuka, dan warga dikejutkan dengan temuan kerangka manusia yang tergeletak di atas tempat tidur.

“Setelah pintu dibuka, warga menemukan kerangka manusia di dalam kamar,” ujarnya.

Korban kemudian diketahui bernama Giessendra Gratama Mersingga Pakpahan, 36, warga Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Identitas korban dipastikan berdasarkan data yang ditemukan di lokasi serta keterangan dari pihak keluarga.

Menindaklanjuti temuan tersebut, aparat gabungan dari Polres Salatiga, Polsek Tingkir, unsur TNI, serta tenaga medis dari Puskesmas Sidorejo Kidul langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan analisis medis sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga bulan sebelum ditemukan.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Diperkirakan korban meninggal sekitar tiga bulan lalu,” jelas Daryono.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soebarkat Salatiga atas permintaan keluarga guna dilakukan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Meski tidak ditemukan indikasi kekerasan, proses penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh.

Peristiwa ini menjadi perhatian bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Warga diimbau untuk segera melapor kepada aparat jika menemukan kondisi mencurigakan, seperti tetangga yang lama tidak terlihat, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hari Pertama SNBT Ditemukan Sejumlah Kecurangan

Hari Pertama SNBT Ditemukan Sejumlah Kecurangan

News
| Selasa, 21 April 2026, 19:57 WIB

Advertisement

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!

Wisata
| Senin, 20 April 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement