Advertisement

Wamentan Dorong Peran Desa untuk Ekonomi Lebih Merata

Newswire
Minggu, 26 April 2026 - 17:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Wamentan Dorong Peran Desa untuk Ekonomi Lebih Merata Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memberi keterangan pers usai menghadiri Pengukuhan dan Konsolidasi PKMPI Provinsi Jawa Tengah di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/4/2026). ANTARA - Sumarwoto

Advertisement

Harianjogja.com, PURWOKERTO— Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengajak para kepala desa yang tergabung dalam Persatuan Kepala Desa Merah Putih Indonesia untuk memperkuat peran desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata.

Ajakan tersebut disampaikan dalam agenda pengukuhan dan konsolidasi PKMPI Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Purwokerto, Minggu (27/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembangunan nasional, terutama di sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

Advertisement

“Kalau anda bisa solid, kita bisa memberikan manfaat. Saya butuh kepala desa untuk bersama-sama membangun, karena desa adalah panggung politik paling penting,” kata Sudaryono.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran lima persen per tahun belum sepenuhnya dirasakan merata oleh masyarakat, khususnya di tingkat desa. Ia mengibaratkan perekonomian nasional seperti sebuah “warung” yang terus berkembang, namun manfaatnya belum dirasakan semua pihak.

“Warung yang namanya Indonesia ini makin besar, pelanggannya makin banyak, tetapi pertanyaannya, apakah yang punya warung makin sejahtera? Faktanya, masih banyak masyarakat yang belum merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ia menilai ketimpangan tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama antara pemerintah pusat dan pemimpin di tingkat desa. Menurutnya, tanpa distribusi yang adil, pertumbuhan ekonomi berpotensi memperlebar kesenjangan sosial.

“Kalau pertumbuhan tidak dinikmati secara merata, maka yang terjadi adalah ketimpangan. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” katanya.

Dalam forum tersebut, Sudaryono juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan desa dalam menjalankan berbagai program, termasuk di sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya. Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan pembenahan, mulai dari penertiban izin usaha hingga pemberantasan praktik yang merugikan negara.

“Kita ingin memastikan bahwa sumber daya yang ada benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, bukan hanya segelintir pihak,” ujarnya.

Usai acara, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penyaluran aspirasi para kepala desa di Jawa Tengah yang berinisiatif membentuk wadah komunikasi bersama. Organisasi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat desa.

“Kepala desa itu penting, tokoh di desa, jadi didengar oleh rakyatnya. Sehingga saya kira perlu bagaimana sinergisitas program itu bisa sampai ke masyarakat desa dan dirasakan manfaatnya,” katanya.

Ia pun menyambut positif keberadaan PKMPI sebagai ruang untuk menyampaikan aspirasi dari desa kepada pemerintah. Dengan penguatan sinergi tersebut, Sudaryono berharap program-program pusat dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke tingkat desa.

“Intinya bagaimana caranya program itu bisa dieksekusi dengan baik di level desa, sehingga program yang baik di pusat itu kemudian terlaksana dengan baik sampai di lapangan,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi-Syifa Hadju di Raffles Jakarta

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi-Syifa Hadju di Raffles Jakarta

News
| Minggu, 26 April 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement