Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, WONOGIRI— Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Senin (27/4/2026) malam di wilayah Bekasi dipastikan akan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Wonogiri.
Korban diketahui bernama Ristuti Kustirahayu (37), perempuan kelahiran Wonogiri yang selama ini berdomisili di Kabupaten Bekasi. Jenazah rencananya dimakamkan di Desa Bero, Kecamatan Manyaran, setelah sebelumnya diberangkatkan dari Bekasi menuju Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga Selasa (28/4/2026) siang, jenazah masih dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di rumah duka pada sore hari. Pihak keluarga telah bersiap menyambut kedatangan almarhumah untuk segera dimakamkan.
Camat Manyaran, Toto Tri Mulyarto, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebutkan bahwa jenazah telah diberangkatkan dari Bekasi sejak pagi hari.
“Betul, jenazah dalam perjalanan ke Bero. Informasi terakhir sekitar pukul 11.00 WIB sudah sampai wilayah Cikampek,” ujarnya kepada awak media.
Toto menambahkan, Ristuti merupakan warga asli Manyaran yang telah berkeluarga dan meninggalkan dua orang anak. Kabar duka ini pun menyelimuti keluarga besar di kampung halaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Wonogiri, Herdian, menjelaskan secara administrasi kependudukan korban tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi. Meski demikian, asal-usul keluarga korban tetap berada di Wonogiri.
“Secara data kependudukan, yang bersangkutan tercatat sebagai warga Bekasi. Untuk pengurusan administrasi seperti akta kematian dilakukan di sana,” jelasnya.
Seperti diketahui, kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di kawasan Bekasi pada Senin malam. Insiden tersebut menjadi perhatian luas karena melibatkan dua layanan kereta berbeda dan menimbulkan korban jiwa.
Hingga Selasa siang, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang, sementara sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban, termasuk warga Wonogiri yang kehilangan salah satu putri daerahnya. Pemerintah daerah turut menyampaikan belasungkawa serta memastikan proses pemakaman berjalan lancar di kampung halaman korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.