Budi Daya Anggrek, Komunitas Petani Merapi Lestarikan Tanaman Endemik

Newswire
Newswire Kamis, 05 Oktober 2023 10:17 WIB
Budi Daya Anggrek, Komunitas Petani Merapi Lestarikan Tanaman Endemik

Fasilitas budi daya anggrek endemik Merapi yang dikelola oleh kelompok tani di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (5/10/2023). Antara/Aris Wasita

Harianjogja.com, BOYOLALI—Budi daya anggrek dipilih Komunitas petani di daerah lereng Gunung Merapi di Dukuh Gumuk, Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sebagai upaya melestarikan tanaman endemik.

"Anggrek yang dibudidayakan hingga saat ini sudah terdapat 23 varian, salah satunya adalah varian anggrek langka, yaitu Vanda tricolor," kata Joko Susanto, ketua komunitas petani di Boyolali, Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA: Pemerintah Mau Impor Beras Lagi 1,5 Juta Ton di 2023, Ini Alsannya

Dia menyampaikan bahwa rumah kaca berukuran 4X6 meter telah dibangun untuk mendukung kegiatan konservasi anggrek. Setelah dipelihara di rumah kaca selama 1,5 sampai dua tahun, ia melanjutkan, anggrek akan dikembalikan ke Gunung Merapi.

Ia menjelaskan bahwa warga membeli anggrek-anggrek yang dikembangkan di fasilitas tersebut untuk ditanam di Gunung Merapi. "Jadi masyarakat secara langsung dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian," katanya.

Ia mengatakan bahwa komunitas petani mendapat dukungan dari perusahaan swasta dalam menjalankan upaya konservasi tanaman endemik Merapi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online